FITNESS & HEALTH

Buka Puasa dengan Kurma, Ini 7 Manfaat Kurma Bagi Kesehatan

Kumara Anggita
Selasa 13 April 2021 / 16:00
Jakarta: Berbuka puasa dengan kurma adalah kebiasaan yang perlu kamu pertahankan. Pasalnya, selain rasanya enak, mengenyangkan tenyata kurma juga memberikan ragam manfaat bagi kesehatan lho!

Melansir Health, berikut tujuh manfaat kurma yang perlu kamu ketahui:

 

1. Kaya nutrisi


Dalam tiga buah kurma mengandung sekitar 200 kalori, 54 gram karbohidrat dengan sekitar 5 gram sebagai serat, satu gram protein, dan tanpa lemak. Porsi ukuran ini juga memasok sejumlah kecil berbagai macam nutrisi, termasuk vitamin B, vitamin K, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, seng, dan mangan. Jadi makanan ini tak asal manis saja namun kaya akan nutrisi yang kamu butuhkan.

 

2. Memiliki beragam antioksidan


Selain kandungan vitamin dan mineralnya, kurma kaya akan antioksidan pelindung kesehatan. Satu makalah baru-baru ini, yang diterbitkan dalam Journal of Pharmacy & BioAllied Sciences menyatakan bahwa kurma adalah sumber antioksidan alami yang baik, yang dapat digunakan untuk pengelolaan penyakit terkait stres oksidatif. 

Kurma juga mengandung senyawa antiinflamasi dan antimikroba, yang berarti kurma juga berperan dalam memerangi penyakit menular. Tak berhenti di sana, penelitian lain menunjukkan bahwa kurma mengandung banyak antioksidan, termasuk karotenoid, polifenol (misalnya asam fenolat, isoflavon, lignan, dan flavonoid), tanin, dan sterol. Kurma juga memiliki sifat anti jamur.

 

3. Melancarkan pencernaan


Tiga kurma menyediakan sekitar 18 persen dari kebutuhan serat harian, yang mendukung fungsi pencernaan yang baik. Satu studi, yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition, mengamati secara khusus dampak konsumsi kurma pada usus. 

Pria sehat secara acak ditugaskan untuk makan tujuh kurma per hari, atau kontrol tambahan dari campuran karbohidrat dan gula selama 21 hari. Setelah periode pencucian 14 hari, kelompok tersebut beralih. 

Para peneliti menemukan bahwa saat makan kurma, subjek penelitian mengalami peningkatan frekuensi buang air besar dan penurunan tingkat bahan kimia tinja yang diketahui dapat merusak sel dan memicu mutasi yang dapat menyebabkan kanker.


(Selain kandungan vitamin dan mineralnya, kurma kaya akan antioksidan pelindung kesehatan. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

 

4. Manis alami, tidak mengandung gula tambahan


Banyak orang menganggap kurma sebagai buah kering padahal sebaliknya, kurma adalah buah yang segar. Karena itu, kandungan gula di dalamnya adalah gula alami.
 


5. Membantu melindungi otak


Senyawa pelindung dalam kurma juga diduga membantu menjaga otak. Sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Neural Regeneration Research menyatakan bahwa kurma memiliki potensi terapeutik yang menjanjikan melawan penyakit Alzheimer, karena kemampuannya untuk memerangi peradangan dan stres oksidatif di otak.


(Yang terpenting, glukosa darah puasa dan kadar lemak darah tidak meningkat setelah mengonsumsi salah satu jenis kurma. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
 


6. Melindungi kesehatan jantung dan regulasi gula darah


Penelitian telah menunjukkan efek asupan kurma pada orang dewasa yang sehat selama periode empat minggu. Dalam sebuah penelitian, relawan makan sekitar tiga setengah ons sehari dari dua jenis kurma yang berbeda. Pada akhir bulan, peneliti menemukan bahwa penambahan kurma tidak secara signifikan memengaruhi indeks massa tubuh (BMI), kolesterol total, LDL, atau HDL subjek penelitian. 

Yang terpenting, glukosa darah puasa dan kadar lemak darah tidak meningkat setelah mengonsumsi salah satu jenis kurma. Faktanya, lemak darah menurun, seperti halnya pengukuran stres oksidatif.


 

7. Meringankan persalinan alami


Satu lagi potensi manfaat kurma adalah untuk ibu hamil. Sebuah makalah tahun 2020, yang diterbitkan dalam jurnal BMC Pregnancy and Childbirth, mengamati dampak tanggal pada persalinan dan persalinan. 

Para peneliti meninjau studi yang diterbitkan sebelumnya dan menyimpulkan bahwa makan kurma dapat mengurangi durasi fase aktif persalinan, tahap di mana serviks melebar. Ini juga dapat meningkatkan skor uskup, ukuran yang menilai kesiapan serviks untuk persalinan normal.

(yyy)