FITNESS & HEALTH

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Makanan Beku

Raka Lestari
Senin 11 Januari 2021 / 13:00
Jakarta: Makanan beku banyak menjadi pilihan, terutama pada masa pandemi covid-19 seperti sekarang. Ini karena makanan beku memiliki masa simpan yang cukup lama sehingga tidak perlu sering-sering keluar rumah untuk membeli bahan makanan. Selain itu, makanan beku juga sangat praktis dan mudah jika ingin disajikan.

Meskipun tidak dalam keadaan segar, bukan berarti kamu tidak bisa menemukan sesuatu yang enak dan bernutrisi dalam keadaan beku. Kamu hanya perlu melakukan sedikit riset kecil terlebih dahulu.

Menurut Cleveland Clinic, hal pertama yang perlu kamu lakukan ketika sedang mencari atau memilih makanan beku adalah dengan memerhatikan kandungan sodium di dalamnya dan usahakan untuk memilih makanan beku yang mengandung kurang dari 600 mg natrium.

"Untuk camilan, saat memilih-milih makanan beku, kamu harus selalu membaca label bahan dan nutrisinya," kata Amy Shapiro, MS, RD, CDN, ahli diet dan pendiri Real Nutrition.

“Sedangkan untuk makanan lengkap, saya merekomendasikan produk yang mengandung kurang dari 600 kalori per makanan, tergantung pada kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai.”

Kamu juga perlu memerhatikan klaim produk atau iklan mereka. Misalnya, beberapa perusahaan makanan beku ada yang menyebutkan bahwa produknya “natural” atau “organik”.

Menurut WebMD, sebaiknya kamu memerhatikan daftar bahan-bahan dan label yang ada di belakang kemasan untuk mengetahui apakah klaim dari produk tersebut benar adanya.

Dan jika ingin tetap sehat dalam memilih makanan beku, kamu bisa juga memilih buah-buahan atau sayuran yang dibekukan. Selain buah dan sayur, daging ikan juga tidak masalah jika dibekukan sebelum dikonsumsi.

Menurut US Food &Drug Administration ikan yang baru saja ditangkap harus langsung dibekukan agar gizi dan kualitas yang terkandung dalam ikan masih dapat bertahan sehingga dan membutuhkan suhu yang rendah dan stabil untuk melakukannya.

"Produk ikan beku dibekukan setelah ditangkap dalam waktu beberapa jam." ujar Grant Hon, executive chef dari Omaha Steaks.

"Proses ini memastikan kelembapan dan rasa tetap terjaga pada ikan, sehingga menghasilkan rasa dan tekstur yang sangat baik. Rasa ini pun pada dasarnya sama saja rasanya seperti ikan salmon yang baru ditangkap lalu langsung dihidangkan,” tutupnya. 
(TIN)