FITNESS & HEALTH

Dokter: Efek Samping Vaksin Covid-19 Itu Wajar

Sandra Odilifia
Kamis 08 April 2021 / 08:32
Jakarta: Salah satu dokter relawan untuk penanganan covid-19, Debryana Dewi mengatakan setiap vaksin umumnya memiliki efek samping. Itu merupakan hal yang normal saat seseorang mendapatkan suntikan vaksin, termasuk vaksin covid-19.

"Jadi gini, kalau vaksinasi apapun sebenarnya pasti akan ada efek samping. Bahkan saking seringnya, seseorang setelah melakukan vaksinasi biasanya mengalami panas-panas, atau ngantuk, dan itu hal yang wajar," ujar dokter Debryana.

Dalam acara vaksin untuk Indonesia yang dibawakan oleh vokalis Slank, Kaka, dokter Debryana juga menjelaskan efek samping dari vaksin covid-19 yang ia rasakan sendiri adalah mengantuk dan lapar.

"Nah kebetulan kemarin saya divaksin, itu ngantuk banget sih, ngantuk parah. Itu efek yang sangat umum. Jadi kita anggap itu wajar kalau ngantuk," tambahnya.

Menurutnya efek samping setelah vaksinasi merupakan hal yang wajar, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak takut divaksin.

Sebelumnya, seperti dilansir VOA Indonesia, juru bicara vaksinasi covid-19 dari Kementerian kesehatan (Kemenkes) dr. Siti Nadia Tarmizi, M. Epid mengatakan hingga 4 April, sebanyak 12,5 juta dosis vaksin covid-19 sudah disuntikan kepada masyarakat.

Vaksin tersebut terdiri dari pemberian dosis pertama dan dosis kedua. Pemerintah juga memastikan bahwa vaksin covid-19 yang disuntikkan ke seluruh masyarakat Indonesia halal dan aman.
 

Vaksin untuk Indonesia 


Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. 

Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, SLANK bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.


  

(TIN)