FITNESS & HEALTH

5 Mitos Keliru Mengenai Kebiasaan Minum Susu

Raka Lestari
Rabu 02 Juni 2021 / 18:11
Jakarta: Banyak sekali mitos-mitos yang beredar mengenai susu dan juga produk-produk yang berbahan dasar susu. Namun, hal tersebut belum tentu sepenuhnya benar.

Sebaiknya kamu memastikan terlebih dahulu kebenaran mengenai mitos-mitos yang beredar tersebut. Karena sebenarnya susu memiliki manfaat yang cukup banyak bagi tubuh dan kesehatan.
 

1. Mitos: Susu rendah lemak adalah pilihan terbaik


Banyak orang menganggap bahwa susu rendah lemak adalah pilihan yang lebih baik daripada susu biasa. Padahal, kenyataannya tidak selalu seperti itu.

"Susu rendah lemak berfungsi untuk membantu tubuh dalam menyerap nutrisi penting dari susu, seperti vitamin A dan D, serta asam lemak penting," kata Katherine Tucker, PhD, profesor epidemiologi nutrisi di University of Massachusetts Lowell.
 

2. Mitos: Semakin banyak minum susu semakin kuat tulang


Sebuah studi BMJ yang diterbitkan pada 2015 menemukan bahwa orang dewasa setengah baya yang mengonsumsi suplemen kalsium atau yang mendapat kadar kalsium tinggi dari makanan mereka, cenderung mengalami patah tulang sama seperti mereka yang tidak banyak mengonsumsi kalsium.

"Asupan kalsium tidak berkaitan dengan risiko patah tulang dan tidak ada bukti percobaan klinis bahwa asupan kalsium yang tinggi dari sumber makanan dapat mencegah patah tulang," menurut penulis dari penelitian tersebut.
 

3. Mitos: Kebanyakan orang tidak bisa mencerna laktosa dengan baik


Tubuh bisa beradaptasi dengan mentolerir lebih banyak susu. Bahkan orang yang memiliki kesulitan mencerna laktosa jarang menunjukkan gejala saat mengonsumsinya dalam porsi kecil, terutama saat susu dipadukan dengan makanan.

"Minum susu secara teratur dapat membuat tubuh  lebih terbiasa mencerna laktosa, bahkan jika kita telah menunjukkan tanda-tanda intoleransi sebelumnya," kata Dennis Savaino, PhD, seorang profesor ilmu gizi di Universitas Purdue.  
 

4. Mitos: Susu adalah sumber kalsium yang terbaik


Dengan 30 persen nilai kalsium harian dalam satu cangkir, susu sama sekali bukan sumber mineral yang jelek. Tapi itu bukan satu-satunya pilihan untuk kalsium, yang membantu tulang, otot, jantung dan saraf. Secangkir jus jeruk kaya kalsium memenuhi 35 persen kebutuhan harian dan susu kedelai yang difortifikasi dapat mencukupi 45 persen kebutuhan harian.
 

5. Mitos: Semua produk susu memiliki vitamin dan mineral yang sama


Susu dan yogurt lebih kaya nutrisi daripada keju dan krim. Tapi keju memiliki lebih banyak nutrisi daripada krim, namun tidak diperkaya dengan vitamin D seperti susu. 

"Keju masih merupakan sumber kalsium yang baik dan sumber protein yang masuk akal. Tapi tidak kaya akan vitamin D atau magnesium karena diencerkan oleh lemak," tutup Tucker.
(FIR)