FITNESS & HEALTH

Dampak Buruk Kecemasan yang tak Terkontrol

Kumara Anggita
Jumat 09 April 2021 / 12:03
Jakarta: Setiap orang, termasuk juga kamu pasti pernah merasa cemas dalam satu titik kehidupan. Ketika cemas melanda, kamu mungkin merasa gugup, berdebar-debar, sesak, atau bahkan enggak bisa tidur.

Namun, sebagian orang bisa mengalami kecemasan secara terus-menerus. Bila kamu juga menghadapi masalah serupa, kamu perlu untuk mengontrolnya sebisa mungkin.

Kecemasan yang tak terkontrol bisa memberikan berbagai dampak buruk pada kehidupanmu. Berikut adalah beberapa dari banyak cara kecemasan dapat memengaruhi hidup kamu yang dikutip dari Insider:
 

1. Sulit fokus


"Seringkali ketika pikiranmu dipenuhi dengan pemikiran yang bertumpuk-tumpuk dan kamu mencoba untuk menangkal dan mengatasi kecemasan intens yang kamu rasakan. Ini bisa membuatmu sangat sulit untuk fokus di tempat kerja, sekolah, atau bahkan di rumah menonton TV," kata Laura Chackes, seorang psikolog berlisensi dan pemilik The Center for Mindfulness & CBT di St. Louis, Missouri.

Sementara itu, Lindsay Henderson, psikolog yang merawat pasien secara virtual melalui aplikasi telehealth LiveHealth Online mengatakan, kecemasan sering membuat kita terjebak di masa lalu atau takut akan masa depan, Pada akhirnya merampas keberadaanmu saat ini, di mana kamu harus berada untuk fokus pada pekerjaan.
 

2. Merusak kepercayaan dirimu


Kecemasan juga dapat berdampak negatif pada harga diri atau kepercayaan diri. Apakah kamu menderita kecemasan sosial, gangguan kecemasan umum, gangguan panik atau jenis kecemasan lainnya? Ketakutan dan kekhawatiranmu kemungkinan besar membuatmu meragukan diri sendiri atau membuatmu ragu akan kemampuan untuk menangani situasi.
 

3. Menghadirkan mimpi buruk


Tidur yang terganggu adalah efek samping yang terkenal dari banyak kondisi kesehatan mental, termasuk kecemasan. Kondisi ini dapat membuatmu memiliki mimpi yang buruk atau mimpi yang jelas sekali.

"Pikiran kita belum tentu tenang saat kita ingin tidur. Kecemasan dan stres di siang hari bisa membebani kamu semalaman, menyebabkan masalah tidur dan mimpi buruk berbasis rasa takut yang membuat kamu sulit untuk mendapatkan istirahat (yang cukup),” kata Henderson.

Kecemasan dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuhmu. Artinya kamu mungkin lebih sering sakit dari biasanya. Kecemasan memengaruhi seluruh tubuh termasuk kekebalan. Oleh karena itu, kamu jadi lebih mudah sakit akhir-akhir ini.

"Ketika tubuhmu memperhatikan peningkatan kecemasan, tubuh bakal melepaskan kortisol. Kortisol berfungsi untuk menghentikan proses apa pun yang mengambil energi dari 'mode lawan-atau-lari'. Beberapa dari proses ini mungkin sama dengan yang meningkatkan respons kekebalan tubuh,“ ujar Meg Josephson, seorang pekerja sosial klinis dan psikoterapis berlisensi yang berbasis di New York.

"Kondisi ini dapat meningkatkan kemungkinan kita terkena pilek atau flu, atau perasaan 'tidak sehat' secara umum,” lanjutnya.
 

4. Jadi lebih sering main gadget


Di dunia yang semakin paham teknologi, bukan rahasia lagi bahwa banyak dari kita menghabiskan banyak waktu di ponsel cerdas atau di depan layar. Akan tetapi, kecemasan membuatmu jadi ingin menggunakannya lebih banyak dan sering.

"Kebanyakan orang tidak ingin mengalami kecemasan, jadi wajar jika kami mencoba mencari cara untuk menghindari perasaan tersebut. Distraksi (main gadget) adalah bentuk penghindaran,” kata Chackes.

“Banyak (orang) beralih ke bermain game atau menelusuri media sosial untuk mengalihkan perhatian dari ketidaknyamanan akibat kecemasan,” tutupnya.
(FIR)