FITNESS & HEALTH

Para Ahli: Gunakan Pelembap Setelah Mencuci Tangan

Raka Lestari
Rabu 18 November 2020 / 11:53
Jakarta: American Academy of Dermatology (AAP) menekankan pentingnya penggunaan pelembap sebagai tahap akhir dalam proses pencucian tangan.

Hal ini karena terjadinya peningkatan kasus eczema atau eksem selama masa pandemi covid-19. Eksem atopik adalah penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya rasa gatal secara terus-menerus dan timbul ruam kulit yang memerah.

“Pencucian tangan secara berlebihan dan penggunaan hand sanitizer dapat menghilangkan kelembapan pada kulit dan keseimbangan dari skin barrier,” ujar Carrie Kovarik, MD, profesor dermatologi di Perelman School of Medicine di University of Pennysylvania.

Ia menambahkan bahwa penggunaan pelembap dapat membantu hilangnya lemak pada kulit (minyak) yang hilang selama proses pencucian tangan serta dapat membantu peningkatan skin barrier. 

Kovarik juga menambahkan bahwa pelembap secara khsusus sangat penting untuk mencegah terjadinya eksem terutama pada musim dingin di mana kulit akan cenderung lebih kering.

“Pada musim panas, prevalensi dari eksem cenderung tidak terlalu tinggi karena udara memiliki kelembapan yang lebih tinggi,” kata Kovarik. “Akan tetapi, saya mengantisipasi adanya peningkatan kasus eksem pada tangan di musim dingin.”

Menurut National Eczema Association (NEA) Amerika Serikat, eksem pada tangan yang sering disebut juga dengan dermatitis merupakan kondisi umum yang terjadi pada sekitar 10 persen populasi di Amerika. 


krim
(Pencucian tangan secara berlebihan dan penggunaan hand sanitizer dapat menghilangkan kelembapan pada kulit. Gunakan krim yang ringan dan aman untuk kulitmu. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


Kasus tersebut cukup sering ditemukan pada tenaga kesehaan, petugas kebersihan, penata rambut, pekerja konstruksi, dan pekerjaan yang menggunakan bahan kimia secara rutin.

“Sejak covid-19 dimulai, kita melihat adanya peningkatan insiden konsultasi dermatologi mengenai eczema yang berkaitan dengan mencuci tangan secara rutin dan penggunaan hand sanitizer di tempat-tempat publik di seluruh dunia,” ujar Rashmi Jindal, MD, profesor dermatologi di Himalayan Institute of Medical Sciences. 

Jindal menjelaskan bahwa losion tangan dan krim mengandung humektan, lemak, dan minyak, yang dapat menggantikan lemak kulit yang hilang. 

“Aplikasi krim tangan pelembap secara teratur bahkan dapat membalikkan maserasi yang disebabkan oleh sarung tangan dan gesekan kecil,” tutupnya. Tapi ingat tetap bersih dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan ya, dan tetap lakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 berulang kali menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi virus korona lewat disiplin protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun.
(TIN)