FITNESS & HEALTH

Manfaat Retinoid untuk Kulit Wajah

Sandra Odilifia
Rabu 28 Oktober 2020 / 13:16
Jakarta: Sejak 1971, retinoid telah dipuji oleh banyak orang sebagai obat untuk semua masalah kulit, salah satunya jerawat. Namun, tentunya kamu harus menggunakannya dengan tepat agar tidak terjadi iritasi dan menambah masalah kulit. 

Melansir Web MD, retinoid tidak digunakan untuk semua kondisi kulit, tetapi kamu dapat memakainya untuk pengobatan masalah kulit berikut ini:
 

1. Retinoid untuk jerawat


Jika kamu memiliki jerawat yang tak kunjung hilang, mungkin retinoid dapat membantu. Ketika dioleskan ke kulit, retinoid dapat membuka pori-pori sehingga krim dan gel obat lain dapat bekerja lebih baik.

Retinoid juga mengurangi wabah jerawat dengan mencegah sel-sel mati yang menyumbat pori-pori. Dengan membersihkan jerawat dan mengurangi kemunculannya, retinoid dapat mengurangi pembentukan bekas jerawat.

Pil retinoid mengurangi produksi minyak, bakteri penyebab jerawat, dan peradangan. Saat pertama kali menggunakan retinoid, mungkin tampak kemerahan, pengelupasan kulit, atau jerawat memburuk.

Kamu bisa meminimalisirnya dengan menggunakan produk setiap dua hari sekali hingga tubuh kamu terbiasa, atau mencampurkannya dengan pelembap. Tapi ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ya.
 

2. Retinoid untuk keriput


Tretinoin adalah retinoid pertama yang disetujui oleh FDA untuk mengobati keriput. Resep retinoid ini bekerja dengan meningkatkan pembuatan kolagen baru.

Ini juga merangsang pembuluh darah baru di kulit, membuat kulit tampak kemerahan, bintik-bintik penuaan yang memudar, dan mengurangi bintik-bintik kulit prakanker yang disebut keratosis aktinik. Tretinoin juga dapat membantu mencegah efek radiasi ultraviolet yang lebih serius.

Retinoid yang dijual bebas mungkin tidak bekerja sebaik tretinoin dalam mengurangi keriput, tetapi dapat memperbaiki penampilan kulit yang rusak akibat sinar matahari. Menggunakannya bersama dengan produk yang memiliki asam alfa-hidroksi dapat memberikan lebih banyak efek menghaluskan kulit.
 

3. Retinoid untuk psoriasis


Retinoid dapat memperlambat pertumbuhan sel kulit pada penderita psoriasis. Biasanya, kamu cukup mengoleskan sedikit pada setiap luka sekali sehari sebelum tidur. Krim atau gel retinoid sering dikombinasikan dengan pengobatan steroid.
 

4. Retinoid untuk kutil


Dokter mungkin meresepkan retinoid untuk kutil, terutama jika pengobatan lain gagal. Krim retinoid bekerja dengan cara mengganggu pertumbuhan sel kutil.

Sebelum mengaplikasikan pada wajah kamu tidak ada salahnya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk menentukan mana yang lebih baik untuk kondisi dan jenis kulit kamu.
(TIN)