FITNESS & HEALTH

Kunci untuk Mencegah Terjadinya Osteoporosis

Raka Lestari
Selasa 20 Oktober 2020 / 18:00
Jakarta: Osteoporosis adalah penyakit tulang yang kerap tak diketahui, terutama pada tahap awal. Sehingga kadang-kadang disebut sebagai silent killer.

Penyakit ini menyebabkan tubuh kehilangan terlalu banyak massa tulang. Alhasil, tulang akan menjadi rapuh dan mudah patah.

“Osteoporosis adalah penyakit pada tulang di mana kepadatan dan kualitas tulang berkurang dan berisiko patah, terutama di bagian pergelangan tangan, pangkal paha, dan yang paling sering di tulang belakang bagian bawah," ujar DR. dr. Fiastuti Witjaksono, MKM, MS, Sp.GK-K dalam rangka memperingati Hari Osteoporosis Nasional 2020 pada Selasa, 20 Oktober 2020.

Menurut Dr. Fiastuti yang juga selaku Ketua Umum PB. PEROSI, osteoporosis perlu diwaspadai. Sebab dapat terjadi tanpa gejala hingga terjadi patah tulang.

Berdasarkan data International Osteoporosis Foundation, 1 dari 3 wanita usia di atas 50 tahun dan 1 dari 5 pria di atas 50 tahun berisiko mengalami patah tulang akibat Osteoporosis. Bahkan setiap 3 detik terjadi patah tulang akibat penyakit ini.

Data tersebut tentu perlu mendapatkan perhatian penuh dan kontribusi dari berbagai pihak. Agar menjadikan masyarakat Indonesia bebas dari penyakit osteoporosis.

“Kunci untuk mencegah Osteoporosis adalah dengan gaya hidup sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Protein, kalsium, dan vitamin D berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot. Semua bisa didapati dari makanan dan minuman sehari-hari seperti daging ayam dan telur untuk protein tinggi, atau tahu dan segelas susu yang merupakan sumber kalsium dan vitamin D," ujar Dr. Fiastuti.

Selain itu, Dr. Fiastuti juga menambahkan untuk menghindari konsumsi alkohol, merokok, atau terlalu banyak minum kopi dan soda, agar penyerapan kalsium dan pembentukan tulang baru berlangsung optimal dalam tubuh.
(FIR)