FITNESS & HEALTH

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Ini Saran dari UNICEF Indonesia

A. Firdaus
Kamis 08 April 2021 / 08:09
Jakarta: Uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) telah dilakuan di beberapa daerah. Rencananya PTM baru akan benar-benar dilaksanakan pada Juli 2021 mendatang.

Terkait dengan wacana pembukaan sekolah untuk pembelajaran tatap muka, Muhammad Zainal, selaku WASH (Water, Sanitation & Hygiene) Specialist UNICEF Indonesia memiliki beberapa saran. Menurutnya ada beberapa catatan penting yang harus dipahami dan dipatuhi.

"UNICEF sejalan dengan Pemerintah dalam hal pembukaan kembali sekolah untuk pembelajaran tatap muka, karena penutupan sekolah akibat pandemi covid-19 dalam jangka panjang akan memberikan dampak negatif terhadap anak khususnya dari segi pendidikan," terang Zainal.

Di antaranya meningkatnya risiko anak putus sekolah, kendala tumbuh kembang dan kualitas pembelajaran yang disebabkan adanya perbedaan akses pembelajaran jarak jauh. Selain itu, kesehatan mental dan psikososial karena minimnya interaksi anak dengan guru, teman, dan dunia luar.

Namun, pembukaan kembali sekolah harus diikuti dengan diterapkannya protokol kesehatan dan sekolah aman. Tentunya mengutamakan kesehatan dan keselamatan siswa, guru, keluarga dan masyarakat.

"Di samping itu, layanan pendidikan selama pandemi juga harus mempertimbangkan kondisi tumbuh kembang dan psikososial siswa,” sebut Zaenal.

Penerapan protokol kesehatan yang baik dan lingkungan sekolah yang aman tentunya merupakan faktor yang harus dipenuhi, jika pembelajaran tatap muka kembali dilakukan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi angka infeksi covid-19 melalui klaster sekolah.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, sekitar 14% dari total kasus Covid-19 Indonesia berasal dari anak sekolah. Maka dari itu, edukasi mengenai bagaimana cara melindungi diri dan keluarga dari virus tersebut sangatlah penting untuk dilakukan, tak terkecuali anak-anak.

Dalam meningkatkan akses terhadap WASH serta mewujudkan perubahan perilaku kebersihan agar hak anak akan lingkungan yang bersih dan sehat dapat dipenuhi, dibutuhkan pula upaya yang terpadu dari berbagai pihak.

“UNICEF memahami pentingnya peran dunia usaha dalam hal ini. Oleh karena itu, kami mengapresiasi kesempatan bekerjasama dengan Wings Group Indonesia. Dukungan Wings Group Indonesia kepada UNICEF telah membantu upaya pencegahan penularan covid-19 melalui promosi praktik kebersihan yang benar dan mendukung akses sanitasi aman yang berkelanjutan untuk anak-anak dan keluarganya,” tutupnya.
(FIR)