FITNESS & HEALTH

Persiapan Sebelum, Selama, dan Sesudah Vaksin Covid-19 bagi Lansia

Raka Lestari
Rabu 24 Maret 2021 / 20:56
Jakarta: Kelompok lansia merupakan salah satu kelompok yang menjadi penerima vaksin covid-19. Dan agar vaksin covid-19 yang diberikan bisa bekerja secara efektif, ada berbagai persiapan yang perlu dilakukan.

Salah satunya adalah mengenai nutrisi dari sebelum, selama, dan sesudah vaksin covid-19 yang tidak boleh luput untuk diperhatikan. 

Prof. DR. dr. Siti Setiati, SpPD-KGer, M-Epid, FINASIM, Dokter Penyakit Dalam Sub Spesialis Geriatric FKUI RSCM menekankan pentingnya mempersiapkan lansia agar vaksinasi bekerja dengan optimal.

“Hal yang perlu dipertimbangkan terkait vaksinasi pada lansia adalah terjadinya immunosenescence atau disfungsi imunitas karena usia." 

“Hal ini berhubungan dengan respons terhadap vaksin yang kurang maksimal. Karena immunosenescence biasanya sudah terjadi inflamasi kronis level rendah akibat dari kombinasi penurunan imunitas tubuh, paparan terhadap antigen terus menerus, peningkatan produksi sitokin proinflamasi dari senescent T cells dan makrofag,” Prof. Siti menjelaskan.

Dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionals mengatakan bahwa selain skrining riwayat penyakit dan kesiapan psikis, tentunya kondisi fisik juga diperlukan dalam persiapan sebelum, selama, dan sesudah vaksin

“Sepanjang proses ini, sebaiknya lansia mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang dengan kandungan tinggi protein, vitamin, dan mineral, khususnya Vitamin C, D dan Zinc," ujar dr. Muliaman.  

Menurut dr. Muliaman, jika lansia kurang mendapat asupan nutrisi protein, maka risiko malnutrisi dan sarcopenia atau berkurangnya massa dan kekuatan otot akan mudah terjadi, selain itu imunitas yang terbentuk pascavaksinasi menjadi kurang optimal.

"Setelah divaksinasi pun, lansia memerlukan nutrisi memadai untuk menjaga imunitas, khususnya lansia yang masih aktif berkegiatan, baik secara profesional maupun secara sosial,“ ujar dr. Muliaman.

Lebih lanjut dr. Muliaman mengatakan, “Nutrisi berperan penting untuk semua orang baik yang tidak bisa atau bisa divaksin dan yang belum atau sudah divaksin. Dan masing-masing mikronutrien seperti vitamin dan mineral, khususnya vitamin D terbukti memainkan banyak peran dalam mendukung fungsi kekebalan dan mengurangi risiko infeksi,“ ujarnya. 

Mempersiapkan kondisi tubuh yang sehat dan fit sebelum menjalani proses skrining yang melihat kondisi kesehatan sebelum divaksin memang sangat dipengaruhi oleh pemenuhan nutrisi harian, terutama pada lansia. Hal ini dilakukan agar vaksin yang diterima dapat bekerja dengan efektif.
(TIN)