FITNESS & HEALTH

Makanan-makanan Populer Ini Kaya akan Kandungan Vitamin D

Raka Lestari
Rabu 22 September 2021 / 16:50
Jakarta: Paparan sinar matahari memang bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan asupan vitamin D. Akan tetapi, paparan sinar matahari bukanlah satu-satunya cara untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin D. Kamu tetap bisa mendapatkan vitamin D dari beberapa sumber makanan.

"Mendapatkan cukup vitamin D dari makanan mungkin sulit, karena vitamin D tidak ditemukan dalam banyak makanan, tetapi itu mungkin," kata Lisa Young, PhD, RDN, seorang ahli gizi.

Dan berikut ini adalah daftar makanan populer yang mengandung vitamin D:
 

1. Ikan berlemak


Young mengatakan bahwa ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan mackerel adalah sumber vitamin D yang bagus dalam makanan. Herring dan sarden juga mengandung vitamin D.

"Ikan berlemak dianggap bagus untuk jantung karena mengandung omega-3, tetapi ikan berlemak juga mengandung vitamin D yang tidak ditemukan dalam terlalu banyak makanan," kata Young.
 

2. Kuning telur


Kuning telur adalah bagian telur yang paling berlemak, tetapi juga padat dengan unsur-unsur bergizi yang membuatnya sangat berharga untuk dikonsumsi. Young menunjukkan bahwa kuning telur juga merupakan sumber vitamin D, jadi makan kuning telur utuh sangat disarankan. Menurut USDA, satu kuning telur besar mengandung 37 IU.
 

3. Jamur liar


Jamur juga mengandung vitamin D, terutama saat terkena sinar matahari. Jamur liar menjadi satu-satunya sumber tanaman vitamin D yang baik. Jamur bisa mengandung vitamin D2 saat terkena sinar UV.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Food and Chemical Toxicology, jamur liar yang telah terkena sinar matahari dapat menyediakan hingga 2.300 IU per porsi 3,5 ons.
 

4. Makanan fortifikasi


Dengan banyaknya makanan terbatas yang menyediakan vitamin D, ada beberapa makanan yang telah difortifikasi yang dapat membantu asupan vitamin D. Menurut Young, makanan yang diperkaya dengan vitamin D, seperti kebanyakan produk susu, susu nabati, dan sereal adalah semua pilihan yang bisa dikonsumsi.

Makanan yang telah difortifikasi diberi tambahan vitamin dan mineral yang tidak terjadi secara alami dalam produk tersebut. Vitamin D dan A biasanya ditambahkan ke susu dan makanan populer lainnya, serta nutrisi seperti asam folat, seng, dan zat besi.
(FIR)