FITNESS & HEALTH

5 Alasan Mengapa Tidur yang Nyenyak itu Begitu Penting

Kumara Anggita
Kamis 29 Oktober 2020 / 07:05
Jakarta: Tidur yang nyenyak menjadi hak yang kamu dapatkan setiap harinya. Sebab, kualitas tidur yang buruk bisa mempengaruhi performa tubuhmu saat bangun.

Hal buruk yang dapat terjadi karena tidur yang kurang baik. Apa saja itu, berikut penjelasannya dilansir Healthline:

1. Berat badanmu bisa naik

Sumber menunjukkan bahwa orang dengan durasi tidur pendek cenderung memiliki berat badan lebih banyak daripada mereka yang cukup tidur. Durasi tidur yang singkat merupakan salah satu faktor risiko terkuat terjadinya obesitas.

Efek tidur pada penambahan berat badan diyakini dimediasi oleh banyak faktor, termasuk hormon dan motivasi untuk berolahraga. Dalam satu studi review ekstensif, orang dewasa dengan durasi tidur pendek 55% lebih mungkin mengembangkan obesitas.
 

2. Menganggu konsentrasi dan produktivitas


Sumber menunjukkan bahwa tidur penting untuk berbagai aspek fungsi otak. Ini termasuk kognisi, konsentrasi, produktivitas, dan kinerja. Aspek fungsi otak ini akan terganggu dengan kurang tidur.
 

3. Risiko penyakit jantung dan stroke meningkat


Kualitas dan durasi tidur berpengaruh besar pada banyak faktor risiko kesehatan dan ini termasuk penyakit jantung dan stroke.

Sebuah tinjauan terhadap 15 studi menemukan bahwa orang yang tidak cukup tidur memiliki risiko penyakit jantung atau stroke yang jauh lebih besar, ketimbang mereka yang tidur 7-8 jam per malam.
 

4. Menurunkan fungsi kekebalan tubuh


Sumber menunjukkan bahwa sedikit kurang tidur saja telah terbukti merusak fungsi kekebalan. Satu penelitian besar selama 2 minggu memantau perkembangan flu. Mereka menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari 7 jam hampir 3 kali lebih mungkin terserang flu daripada mereka yang tidur 8 jam atau lebih.
 

5. Memperburuk emosi dan interaksi sosialmu


Satu studi menemukan bahwa orang yang tidak tidur memiliki kemampuan yang lebih rendah untuk mengenali ekspresi kemarahan dan kebahagiaan. Para peneliti percaya bahwa kurang tidur memengaruhi kemampuan kamu untuk mengenali isyarat sosial yang penting dan memproses informasi emosional.
(FIR)