FITNESS & HEALTH

Fakta-fakta Jika Tubuh Kekurangan Asupan Susu yang Cukup

Raka Lestari
Selasa 01 Juni 2021 / 08:10
Jakarta: Kandungan lemak yang terdapat dalam susu terkadang dianggap menjadi salah satu penyebab kenaikan berat badan. Sehingga untuk mengurangi berat badan atau mengurangi asupan lemak, seseorang juga mengurangi atau menghilangkan konsumsi susu sama sekali dalam makanan sehari-hari mereka.

Sebenarnya, susu juga memiliki manfaat yang bagus bagi tubuh. Dikutip dari Reader's Digest, berikut ini merupakan hal-hal yang terjadi pada tubuh jika kamu berhenti mengonsumsi susu dan produk olahan susu:
 

1. Tulang akan menjadi lebih lemah


"Susu kaya akan kandungan kalsium, protein, vitamin D, dan mineral lain yang penting untuk membangun tulang yang kuat," kata Kelly Pritchett, PhD, RD, CSSD, juru bicara untuk Academy of Nutrition and Dietetics.

Jika kamu sedang menjalani diet bebas susu, kamu harus menemukan cara untuk menggantikan nutrisi yang hilang tersebut. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan seperti sayuran hijau, jus jeruk, susu almond, dan brokoli.
 

2. Tekanan darah


Susu juga mengandung potasium yang dapat mengurangi efek dari peningkatan tekanan darah yang disebabkan karena sodium. Isabel Maples, MEd, RD, juru bicara untuk Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan bahwa, menurunkan tekanan darah secara efektif dapat dilakukan dengan meningkatkan konsumsi buah, sayuran, dan produk susu.
 

3. Berat badan berubah


Meskipun produk susu dapat meningkatkan kalori dalam jumlah besar, beberapa penelitian menunjukkan bahwa susu meningkatkan rasa kenyang dan membantu mempertahankan berat badan yang sehat.

Menurut Dr Pritchett, bukan berarti tidak mengonsumsi susu sama sekali dapat menurunkan berat badan. Itu semua tergantung individu masing-masing dan mereka mengganti susu dengan apa dalam makanan mereka.
 

4. Tidak baik bagi seseorang yang mengalami intoleran laktosa


Jika kamu intoleransi terhadap laktosa, kamu akan kehilangan enzim yang biasanya memecah gula susu. Itulah sebabnya mengapa kamu bisa mengalami masalah perut ketika sedang mengonsumsi produk susu.

Namun sebenarnya ketika kamu mengonsumsi susu, sebenarnya kamu dapat mengurangi gejala intoleran laktosa dan meningkatkan bakteri baik dalam usus. Seseorang yang intoleransi terhadap laktosa namun masih mengonsumsi susu, sebenarnya dapat meningkatkan bakteri baik yang justru bisa memecah laktosa itu sendiri.

"Kamu mungkin masih bisa mengonsumsi dua gelas susu per hari atau dalam jumlah kecil dan sebaiknya ditambah dengan makanan lain agar dengan cepat dicerna," pungkas Maples.
(FIR)