FITNESS & HEALTH

Seputar Tekanan Darah dan Makanan yang Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Sandra Odilifia
Selasa 23 Februari 2021 / 11:48
Jakarta: Tekanan darahmu diperiksa hampir setiap kali kamu mengunjungi dokter. Tekanan darah adalah salah satu penanda yang tidak terlalu dianggap penting, kecuali ada sesuatu yang salah atau kamu memiliki riwayat keluarga.

Melansir India Times, berikut pemahaman singkat tentang tekanan darah dan makanan apa saja yang dapat menurunkan tekanan darah:
 

1. Apa sebenarnya pengukuran tekanan darah itu?


Ketegangan arteri yang biasa disebut tekanan darah adalah tekanan di mana darah mengalir melalui arteri atau tekanan yang diberikan darah di dinding arteri kamu. Tekanan darah diukur dalam dua nilai, maksimum dan minimum.



Kedua angka tersebut dipisahkan oleh garis miring, di mana angka pertama dalam pengukuran disebut tekanan darah sistolik, yaitu tekanan pada arteri saat jantung berdetak. Angka kedua adalah tekanan darah diastolik, yang merupakan tekanan arteri di antara denyut jantung.
 

2. Berapa tekanan darah yang normal?


Pengukuran tekanan darah normal kurang dari atau sama dengan 120/80. Angka yang melebihi 140/90 menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki tekanan darah tinggi. Di atas 180/20 dianggap hipertensi berat.
 

3. Pentingnya tekanan darah yang sehat


Jika kamu memiliki tekanan darah tinggi, jantung kamu harus bekerja keras untuk mengalirkan darah ke organ vital karena adanya resistensi ini. Seiring waktu, hal ini dapat berdampak negatif pada tubuhmu.

Hipertensi meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular dan non-kardiovaskular. Termasuk stroke, serangan jantung, kematian, dan gagal ginjal.
 

4. Makan lebih banyak kalium dan kurangi garam


Menurut American Heart Association, seseorang harus membatasi asupan natrium kurang dari 1500 mg per hari untuk mencegah hipertensi. Kebanyakan orang mengeluarkan garam dan air ekstra melalui urine, banyak orang mengurangi garam dari makanan agar tidak berdampak signifikan pada tekanan darah.

Mengurangi asupan garam bermanfaat bagi orang yang memiliki ketidakseimbangan antara garam dan rasio kalium, menderita penyakit ginjal, atau gagal jantung kongestif.



Namun, daripada menurunkan kadar garam, lebih penting menjaga rasio garam dan kalium yang benar. Menjaga keseimbangan yang sehat dari dua mineral dalam tubuh sangat penting untuk menjaga tekanan darah yang sehat.

Selain itu, dianjurkan untuk makan-makanan nabati seperti brokoli, bayam, bit hijau, tomat, saus tomat, wortel. Sayuran bertepung seperti kentang, lentil, kedelai, kacang putih. Buah-buahan seperti pisang, jeruk, melon, aprikot, jeruk bali, dan buah-buahan kering seperti kismis, kurma dan plum untuk menjaga rasio kalium dan garam dalam tubuh.
 

6. Batasi konsumsi alkohol dan turunkan berat badan


Meskipun penelitian belum menemukan hubungan langsung antara tekanan darah dan konsumsi alkohol, hal itu dapat berkontribusi pada penambahan berat badan, yang pada akhirnya dapat memengaruhi tekanan darah. Alkohol mengandung banyak kalori yang dapat menyebabkan obesitas dan tekanan darah tinggi.

Sementara peningkatan indeks massa tubuh dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Studi menunjukkan bahwa tekanan darah dapat dikurangi sebesar satu mmHg untuk setiap setengah hingga satu kilo yang hilang.
(FIR)