FITNESS & HEALTH

4 Langkah Menangani Anak yang Alergi Susu Sapi

Raka Lestari
Kamis 01 April 2021 / 15:14
Jakarta: Alergi susu sapi pada anak-anak memang sering terjadi. Terkadang, anak-anak yang mengalami alergi susu sapi jika tidak ditangani dengan baik, maka bisa mengalami malnutrisi.

“Alergi susu sapi adalah respons sistem imun yang tidak normal, yang berlebihan. Hipersensistivitas terhadap protein susu sapi terjadi, padahal sebenarnya protein susu sapi tersebut tidak berbahaya,” ujar Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr. SpA(k), M.Kes, Konsultan Alergi dan Imunologi Anak dalam Webinar: Festival Soya Generasi Maju.

Menurut Prof. Budi, peran orang tua dalam menangani anak yang mengalami alergi susu sapi haruslah tepat. Beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orang tua disebut dengan 3K+ seperti berikut ini:
 

1. Kenali


“Jadi orang tua harus mengenali sedini mungkin apakah anak mempunyai risiko akan munculnya alergi di kemudian hari. Apakah dia ada bakat, berdasarkan riwayat alergi dalam keluarga. Apakah ayah, bunda, atau saudara kandungnya ada yang mengalami alergi,” ujar Prof. Budi.

Penting sekali dikenali sedini mungkin agar bisa dilakukan pencegahan, sehingga tidak muncul penyakit alerginya. Tapi kalau sudah muncul penyakit alerginya, orang tua harus mengenali betul apakah ini penyakit alergi pada anak,.

“Gejala alergi yang muncul biasanya di kulit berupa ruam merah, bengkak pada mulut atau kelopak mata, atau bisa di saluran pencernaan. Misalnya anak mengalami diare atau muntah. Atau bisa juga di saluran napas, seperti batuk, pilek, mata berair, dan bersin-bersin,” jelas Prof. Budi.
 

2. Konsultasikan


“Kalau sudah mengenali bahwa itu alergi, harus segera dikonsultasikan ke dokter untuk memastikan betul tidak bahwa yang muncul adalah penyakit alergi. Kalau betul alergi, dokter akan memastikan apa pemicu alerginya tersebut,” ujar Prof. Budi.
 

3. Kendalikan


“Kalau sudah tahu pemicunya, harus dikendalikan supaya bisa menghindari pemicunya. Selain menghindari makanan yang menyebabkan alergi, cari tahu juga nutrisi apa yang baik untuk anak yang alergi susu sapi itu. Dengan mengendalikan pemicu, anak bisa tumbuh kembang secara optimal,” ujar Prof. Budi.
 

4. Kembangkan


“Setelah bisa mengendalikan alergi susu sapi pada anak, maka prestasi atau kelebihan yang ada dalam diri anak bisa dikembangkan. Jadi, alergi yang dialami tersebut tidak menghambat kelebihan dan potensi yang ada di dalam diri mereka,” tutup Prof. Budi.
(FIR)