FITNESS & HEALTH

Berapa Lama Sebaiknya Cuci Handuk yang Sudah Dipakai?

Raka Lestari
Senin 22 November 2021 / 16:00
Jakarta: Beberapa orang mungkin melupakan untuk mencuci handuk secara rutin. Meskipun terlihat masih bersih, handuk yang sudah lama tidak dicuci atau handuk kotor bisa mengandung banyak bakteri dan kuman yang tidak terlihat. Namun, sebaiknya seberapa sering harusnya kita mencuci handuk?

Menurut pakar kuman Philip Tierno, PhD, seorang ahli mikrobiologi di NYU Grossman School of Medicine perlu diingat bahwa handuk yang kotor dan lembap dapat menampung sel-sel kulit mati, sekresi tubuh, dan banyak lagi. 

“Saat menyeka diri dengan handuk, kita juga mengangkat sel-sel kulit mati yang ada di permukaan,” kata Tierno.

Annie Gonzalez, MD, dokter kulit bersertifikat di Riverchase Dermatology di Miami, menambahkan bahwa handuk kotor dapat menginkubasi bakteri, jamur, dan kuman lainnya. 

“Polusi dari lingkungan, sel kulit mati, minyak, dan kotoran semuanya dapat dipindahkan dari tubuh ke handuk saat mengeringkan tubuh,” katanya.


kapan mencuci handuk yang tepat
(Hindari menggantung handuk basah bekas di kamar mandi dapat membuat handuk terkena kelembapan sekitar. Sebaliknya, keringkan handuk di tempat terkena matahari ya. Foto: Ilustrasi/Pexels.com) 
 

Seberapa sering baiknya mencuci handuk?


Jawabannya tergantung pada beberapa faktor. Secara umum, Tierno merekomendasikan penggunaan handuk mandi maksimal dua sampai tiga kali sebelum mencucinya. 

Sedangkan Dr Gonzalez merekomendasikan untuk mencuci handuk mandi setiap tiga sampai empat kali pemakaian atau minimal seminggu sekali. American Cleaning Institute merekomendasikan mencuci handuk mandi setelah tiga kali penggunaan.
 

Cara mengeringkan handuk


“Bagaimana caramu mengeringkan handuk sama pentingnya dengan seberapa sering mencuci handuk,“ menurut Tierno. “Itu karena secara umum, handuk yang kering membantu membunuh organisme atau menekan pertumbuhannya lebih baik daripada handuk basah,” jelas Tierno.

“Semua organisme membutuhkan air untuk tumbuh, dan karena itu kamu akan mendukung pertumbuhan kuman dan bakteri jika membiarkan handuk dalam keadaan basah dan lembap,” kata Tierno.

Jadi, menggantung handuk basah bekas di kamar mandi dapat membuat handuk terkena kelembapan sekitar. 

Hal ini menyebabkan waktu lebih lama bagi handuk untuk bisa kering dan organisme seperti bakteri dan kuman hidup lebih lama atau berkembang biak. Begitu juga jika kamu melipat handuk yang basah atau kotor. Jadi keringkan handuk di tempat terkena matahari ya.
(TIN)