FITNESS & HEALTH

Manfaat Melakukan Hubungan Seks untuk Kesehatan Mental

Raka Lestari
Sabtu 27 November 2021 / 19:10
Jakarta: Sama seperti segala sesuatu yang berkaitan dengan suasana hati, hubungan antara seks dan penurunan tingkat stres ada hubungannya dengan hormon dalam tubuh.

Tubuh memiliki kemampuan yang menakjubkan dalam mengatasi stres. Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa, stimulasi berbagai saraf yang terlibat dalam seks melepaskan hormon ke tubuh punya beberapa manfaat. Di antaranya dapat menurunkan tingkat stres dan menurunkan tekanan darah dari mereka yang terlibat dalam aktivitas seksual.

Dikutip dari Romper, hanya memikirkan seks juga sudah dapat membantu kemampuan seseorang dalam menganalisis dan berpikir secara kreatif. Demikian menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Personality and Social Psychology Bulletin.

Berpikir tentang seks membantu untuk berpikir lebih jernih, dan itu dapat membantu melewati stres itu sendiri dan mencegah hal-hal negatif yang tidak diinginkan terjadi.

Madeleine Castellanos MD, psikiater bersertifikat mengatakan, karena membantu melepaskan oksitosin dan endorfin, masturbasi dapat membantu orang merasa tenang dan santai. Cara ini sangat penting bagi wanita, karena hal itu dapat membuat otak wanita merasa rileks dan berhenti memikirkan apapun selama beberapa saat.

"Jika kamu selama ini mengalami masa-masa sulit, ketahuilah bahwa manfaat dari kehidupan seks yang aktif dan sehat tidak hanya sesederhana sebagai penghilang stres, tetapi juga memiliki manfaat tambahan yang dapat mendukung kesehatan mental," ujar James Coan, Ph.D., profesor psikologi di University of Virginia di Charlottesville.

James menambahkan, melakukan hubungan intim berkolerasi dengan penyembuhan yang lebih cepat dan frekuensi sakit yang lebih sedikit. Selain itu juga dikaitkan dengan usia yang lebih panjang.

"Ketika kamu melakukan hubungan seks, kamu akan melepaskan hormon positif termasuk oksitosin dan endorfin. Hal tersebut dapat membantu menurunkan tekanan darah dan berkontribusi pada rasa cinta terhadap pasangan dan diri sendiri," tutup James.
(FIR)