FITNESS & HEALTH

Kenapa Kamu Perlu Tidur Cukup Sebelum Vaksinasi Covid-19?

Kumara Anggita
Selasa 02 Maret 2021 / 14:19
Jakarta: Sebelum mendapatkan vaksin covid-19, para ahli meminta kita semua agar tidur yang cukup sebelumnya. Mengutip dari laman Kemenkes, orang dewasa yang berusia sekitar 18-40 tahun membutuhkan waktu tidur 7-8 jam setiap hari sementara lansia berusia 60 tahun ke atas butuh waktu tidur setidaknya selama 7 jam.

Dikutip dari WebMD, tidur yang dicukup diperlukan karena tidur merupakan faktor penting dalam sistem kekebalah yang kuat. 

"Saat vaksin covid-19 sedang didistribusikan, sangat penting bagi pasien untuk terus memprioritaskan tidur mereka untuk menjaga kesehatan yang optimal," kata presiden American Academy of Sleep Medicine (AASM) Dr Kannan Ramar dalam rilis berita akademi. 

"Tidur yang cukup dan berkualitas tinggi secara teratur memperkuat sistem kekebalan tubuh kamu dan mengoptimalkan respons kamu terhadap vaksin,” jelasnya.

Beberapa penelitian menemukan hubungan antara tidur dan respons vaksinasi. Misalnya, sebuah studi tahun 2020 di International Journal of Behavioral Medicine menemukan bahwa vaksin flu tampaknya lebih efektif pada orang yang cukup tidur selama dua malam sebelum menerima suntikan. 

Penelitian lain melaporkan temuan serupa tentang tanggapan pasien terhadap vaksin untuk hepatitis A dan hepatitis B.


vaksin
(Dr Kannan Ramar mengatakan saat vaksin covid-19 sedang didistribusikan, sangat penting untuk terus memprioritaskan tidur mereka untuk menjaga kesehatan. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


Dr Khurshid Khurshid adalah direktur Pusat Neuromodulasi UMMHC / UMMS di Fakultas Kedokteran Universitas Massachusetts, di Westborough, Mass juga berkata bahwa peran tidur dalam meningkatkan respons imun bawaan  signifikan. Semua orang, terutama petugas kesehatan, harus menyadari efek tidur yang meningkatkan imunitas.

“Penelitian telah menunjukkan bahwa tidur normal setelah vaksinasi memperkuat respons imun terhadap antigen yang menyerang, dan efek tidur yang meningkatkan kekebalan ini secara klinis signifikan,” paparnya.

"Tidur malam yang nyenyak sebelum dan sesudah vaksinasi bisa sangat menguntungkan,” ujarnya.
 

AASM menawarkan tip untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak:


- Tetapkan waktu tidur dan rutinitas pagi

- Gunakan kamar tidur hanya untuk tidur, bukan menonton TV atau membaca. Jaga agar kamar tidur kamu tenang, gelap dan sedikit sejuk

- Batasi paparan cahaya biru sebelum tidur dengan mematikan TV dan perangkat elektronik lainnya 30 menit hingga satu jam sebelum waktu tidur

- Mengheningkan notifikasi dan mengisi daya perangkat kamu jauh dari tempat tidur sehingga kamu tidak tergoda untuk melihat media sosial atau peringatan berita

- Batasi alkohol, kafein, dan makanan besar sebelum tidur. Jika kamu lapar setelah makan malam, batasi diri kamu dengan camilan kecil, bebas gula, dan mudah dicerna untuk menghindari gangguan tidur.
(TIN)