FITNESS & HEALTH

Hindari Stres yang Pengaruhi Sistem Imun Kamu

Kumara Anggita
Minggu 02 Mei 2021 / 14:00
Jakarta: Stres nampak seperti hal yang biasa namun perlu kamu ketahui bahwa ini bisa memengaruhi banyak hal dalam hidup kamu termasuk sistem kekebalan tubuh. Hasilnya, kamu jadi mudah sakit. Kira-kira bagaimana stres bisa pengaruhi imunitas kamu? 

Mengutip dari Ask The Scientist, kortisol bekerja sementara ketika stres yang kamu alami berlangsung pendek, seperti terlambat membuat janji atau sedang berkompetisi. Ini pengaruhnya kecil pada kekebalan. 

Akan tetapi, ketika stres berlangsung lebih lama, seperti berhari-hari atau berminggu-minggu, peningkatan kadar kortisol dapat mulai menimbulkan lebih banyak efek negatif.

Peningkatan kortisol menekan sistem kekebalan kamu dengan mengurangi produksi sel darah putih. Tanpa sel darah putih yang 'berburu' kuman, respons kamu terhadap infeksi jauh lebih lambat. 

Jadi, peningkatan kortisol dalam waktu lama dapat membuat kamu rentan terhadap berbagai penyakit. Itulah mengapa masuk angin setelah periode stres yang tinggi adalah hal yang biasa.

Mahasiswa yang mempersiapkan ujian akhir adalah contoh stres yang tepat. Banyak siswa merasa mereka terserang flu pada hari-hari setelah akhir masa kuliah. 

Ini karena streaor (ujian akhir) memulai respons stres tubuh mereka. Kadar kortisol naik dan tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama saat mereka belajar bahkan mungkin untuk beberapa minggu.

Selama masa stres ini, sistem kekebalan mereka ditekan sehingga otak mereka dapat memanfaatkan sebanyak mungkin energi yang tersedia untuk mengatasi stres dalam bentuk ujian akhir.

Ini membuat bakteri atau virus melihat celah untuk menginfeksi jaringan sehat dan membawa penyakit seperti flu. Dan gejalanya, biasanya muncul begitu tes telah berlalu.

Jadi kelola stres kamu sebisa mungkin. Pastikan ini tidak bertahan lama. Lakukan yoga, olahraga, berpikir positif untuk menghindarinya ya! 
(TIN)