FITNESS & HEALTH

Ini 3 Bahaya Lakukan Swab Antigen Sendiri di Rumah

Cindy
Minggu 20 Februari 2022 / 16:16
Jakarta: Maraknya penjualan alat swab antigen di toko online atau e-commerce membuat masyarakat lebih memilih swab sendiri di rumah. Nyatanya, melakukan swab antigen sendiri dapat mendatangkan sejumlah bahaya. 

Tes antigen dilakukan melalui teknik swab pada hitung atau tenggorokan, sama seperti pengambilan sampel polymerase chain reaction (PCR). Swab antigen yang tak dilakukan dengan tepat, dapat berdampak buruk bagi pasien. 

Berikut 3 bahaya melakukan swab antigen sendiri di rumah dirangkum dari berbagai sumber:

1. Cedera pada hidung

Melakukan swab antigen sendiri dapat menyebabkan cedera hingga pendarahan pada hidung. Hal ini bisa saja terjadi kalau tangkai swab mengenai pembuluh darah. 

Maka dari itu, dibutuhkan pengetahuan anatomi dari para tenaga kesehatan untuk mengetahui seberapa jauh alat swab bisa masuk ke dalam rongga hidung. Serta untuk memastikan sampel terambil dengan benar. 

Baca: Usai Kontak Erat dengan Pasien Covid-19, Kapan Waktu Ideal Tes PCR/Antigen?

2. Patah tangkai swab

Melakukan swab antigen sendiri tanpa bantuan tenaga kesehatan sangat tidak dianjurkan. Pasalnya alat tes swab atau tangkai yang dipakai bisa saja patah saat berada di rongga hidung. 

Menurut laporan dari jurnal European Respiratory, "Complications of nasal and pharyngeal swabs - a relevant challenge of the covid-19 pandemic?", mengungkapkan ada beberapa komplikasi yang mungkin terjadi. Dalam jurnal tersebut terdapat dua pasien yang mengalami tangkai swab patah dalam hidungnya. 

Pasien pertama merasakan sensasi benda asing dalam hidungnya, sedangkan pasien kedua tidak mengalami keluhan itu. Keduanya kemudian dibawa ke klinik THT untuk diangkat tangkai tes swab tersebut. Untungnya, kondisi ini tidak menimbulkan komplikasi apa pun. 

Masih dalam jurnal serupa, seorang pasien mengalami dislokasi sendi bagian kiri saat membuka mulutnya untuk tes swab. Pasien sampai dirawat di rumah sakit untuk reposisi rahang yang mengalami dislokasi. 

3. Kesalahan hasil pemeriksaan 

Hal terpenting dalam melakukan tes swab antigen adalah hasil tes tersebut. Bila tidak dilakukan dengan prosedur yang benar, tes swab bisa menunjukkan hasil yang tidak tepat. 

Orang awam yang melakukan swab sendiri tak memahami struktur anatomi hidung atau tidak mengetahui bagian yang harus diambil. Sampel yang salah akan menyebabkan hasil tes tidak akurat. 

Baca: Positif Covid-19 Tapi Belum Dapat Layanan Telemedisin? Begini Caranya
(CIN)