FITNESS & HEALTH

Makanan yang Mampu Melawan Depresi dan Membuat Mood Kamu Bahagia

Raka Lestari
Rabu 09 Desember 2020 / 13:05
Jakarta: Depresi biasanya diobati dengan terapi atau obat-obatan, tetapi apa yang kamu makan juga bisa memainkan peranan penting dalam kesehatan mental. Meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut, beberapa studi menunjukkan bahwa makanan tertentu dapat mencegah atau mengurangi depresi.

“Diet yang tepat dapat memberikan otak lebih dari apa yang otak butuhkan, yang bisa membantu untuk mencegah depresi atau bahkan mengobatinya ketika masih dalam tahap awal,” ujar Lisa Mosconi, PhD, direktur Women’s Brain Initiative di Weill Cornell Medical College.
 

Makanan yang dapat membantu depresi


“Otak kita membutuhkan nutrisi tertentu untuk memproduksi zat kimia yang biasa digunakan untuk mengatur emosi,” kata Mosconi.

Beberapa makanan tersebut di antaranya adalah:
 

1. Ikan berlemak (salmon, mackerel, sarden, herring)


Ikan-ikan jenis ini kaya akan asam lemak omega-3, sejenis lemak yang dianggap dapat mengurangi tingkat keparahan gejala depresi dengan mengurangi inflamasi.
 

2. Kalkun


Mengonsumsi kalkun dapat memenuhi kebutuhan triptofan, suatu asam amino yang biasa digunakan tubuh untuk memproduksi zat serotonin.
 

3. Cokelat


Senyawa tertentu seperti flavonoid dan procyanid dapat ditemukan pada kakao, yang ada di dark chocolate. Keduanya dapat mengurangi inflamasi yang ada pada tubuh.
 

4. Makanan probiotik


Para peneliti menemukan bahwa makanan yang mengandung probiotik seperti yogurt dan kimchi mengandung bakteri hidup yang sangat membantu dalam menyeimbangkan bakteri pada usus.
 

5. Buah dan sayuran


Mengonsumsi buah dan sayuran merupakan cara yang paling ampuh untuk melawan inflamasi karena mereka menandung antioksidan, senyawa yang dapat membantu sel tubuh dari kerusakan akibat inflamasi.

Makanan yang harus dihindari

Selain banyak makanan yang baik bagi kesehatan mental, ada juga makanan yang buruk bagi kesehatan mental. Berikut ini adalah beberapa makanan yang harus dihindari:
 

1. Makanan olahan


Mosconi mengatakan kalau makanan olahan atau yang digoreng biasanya mengandung trans fat dan berbagai zat kimia yang dapat meningkatkan risiko inflamasi. Ia juga menambahkan bahwa inflamasi dapat menyebabkan depresi serta demensia.
 

2. Gula


Asupan gula yang tinggi dapat meningkatkan inflamasi dan memengaruhi keseimbangan gula darah. Ini akan menyebabkan gejala seperti kecemasan dan kesulitan konsentrasi, jika gula darah terlalu rendah, dan akan menyebabkan kelelahan jika terlalu tinggi.
(FIR)