FITNESS & HEALTH

5 Efek Samping jika Terlalu Banyak Minum Kopi

Kumara Anggita
Selasa 12 Januari 2021 / 19:08
Jakarta: Kopi merupakan minuman yang bisa membuat kamu ketagihan. Hasilnya, beberapa orang mungkin dalam sehari bisa jadi terlalu banyak minum kopi.

Perlu diingat bahwa terlalu banyak minum kopi bukan menjadi ide yang baik. Efek sampingnya bisa menganggu kesehatan baik fisik maupun mental seperti dilansir Healthline berikut ini:
 

1. Kecemasan


Kafein dikenal dapat meningkatkan kewaspadaan. Zat ini bekerja dengan memblokir efek adenosine,-zat kimia otak yang membuat kamu merasa lelah.

Pada saat yang sama, kafein bisa memicu pelepasan adrenalin, hormon 'lawan atau lari' yang terkait dengan peningkatan energi. Namun, pada dosis yang lebih tinggi, efek ini mungkin menjadi lebih jelas, menyebabkan kecemasan dan kegugupan.

Asupan harian yang sangat tinggi 1.000 mg atau lebih per hari telah dilaporkan menyebabkan kegugupan, gelisah, dan gejala serupa pada kebanyakan orang. Sedangkan asupan sedang dapat menyebabkan efek serupa pada individu yang sensitif terhadap kafein.

Selain itu, dosis sederhana telah terbukti menyebabkan pernapasan cepat dan meningkatkan tingkat stres saat dikonsumsi dalam satu kali duduk. Jadi pastikan kamu tidak meminum terlalu banyak kopi untuk menghindari hal-hal itu terjadi.
 

2. Insomnia


Kemampuan kafein yang membantu orang tetap terjaga adalah salah satu kualitas yang paling berharga. Di sisi lain, terlalu banyak kafein dapat membuatmu sulit mendapatkan tidur restoratif yang cukup.

Penelitian telah menemukan bahwa asupan kafein yang lebih tinggi tampaknya meningkatkan jumlah waktu yang dibutuhkan untuk tertidur. Kafein juga dapat mengurangi total waktu tidur, terutama pada orang tua.

Selain itu, kafein yang dikonsumsi di siang hari dapat mengganggu tidur karena efeknya bisa memakan waktu beberapa jam untuk hilang. Penelitian telah menunjukkan bahwa kafein tetap ada di sistem kamu selama rata-rata lima jam. Jangka waktunya dapat berkisar dari satu setengah jam hingga sembilan jam, tergantung pada individu.
 

3. Masalah pencernaan


Banyak orang menemukan bahwa secangkir kopi pagi membantu mereka buang air besar. Sebab efek pencahar kopi telah dikaitkan dengan pelepasan gastrin, hormon yang diproduksi perut yang mempercepat aktivitas di usus besar. Terlebih lagi, kopi tanpa kafein telah terbukti menghasilkan respons yang serupa.

Namun, kafein itu sendiri juga tampaknya merangsang pergerakan usus dengan meningkatkan gerakan peristaltik, kontraksi yang memindahkan makanan melalui saluran pencernaan. Melihat efek ini, tidak mengherankan kalau kafein dalam dosis besar dapat menyebabkan buang air besar atau bahkan diare pada beberapa orang.
 

4. Tekanan darah tinggi


Secara keseluruhan, kafein tampaknya tidak meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke pada kebanyakan orang. Namun, ini telah terbukti meningkatkan tekanan darah dalam beberapa penelitian karena efek stimulasi pada sistem saraf.

Asupan kafein yang tinggi juga telah terbukti meningkatkan tekanan darah selama olahraga pada orang sehat, serta pada mereka yang tekanan darahnya sedikit meningkat. Oleh karena itu, penting untuk memerhatikan dosis dan waktu penggunaan kafein, terutama jika kamu sudah mengalami tekanan darah tinggi.
(FIR)