FITNESS & HEALTH

Hati-hati, 5 Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Cindy
Rabu 14 Juli 2021 / 13:08
Jakarta: Vitamin D diperlukan untuk menjaga imunitas tubuh selama pandemi covid-19. Vitamin D sangat penting dalam menjaga kesehatan tulang dan sel tubuh agar berfungsi sebagaimana mestinya. 

Vitamin D diperoleh secara alami dalam makanan maupun diproduksi tubuh saat kulit terkena sinar matahari. Namun, Anda harus memperhatikan asupan vitamin D yang masuk ke dalam tubuh.

Kelebihan vitamin D akan menimbulkan efek samping bagi tubuh. Biasanya, hal ini terjadi karena Anda terlalu banyak mengonsumsi suplemen vitamin D dalam jangka panjang. 

Dosis vitamin D yang dianjurkan

Berdasarkan angka kecukupan gizi dari Kementerian Kesehatan, dosis vitamin D yang dianjurkan sebesar 15 mikrogram per hari untuk anak-anak dan dewasa. Sedangkan, orang lanjut usia perlu mencukupi kebutuhan vitamin D harian sebesar 20 mikrogram. 

Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari 100 mikrogram vitamin D atau 4 ribu unit internasional (IU) per hari. Sebagian besar penelitian menunjukkan ambang batas toksisitas akibat kelebihan vitamin D sekitar 200-240 nanogram vitamin per mililiter darah. 

Baca: Simak, Ini Kaitan Vitamin D dan Pencegahan Covid-19

Efek samping kelebihan vitamin D

Melansir hellosehat.com, kondisi keracunan karena kelebihan vitamin D disebut hipervitaminosis D. Walau kasusnya sangat jarang, biasanya Anda berisiko mengalami hal ini karena mengonsumsi suplemen dalam jumlah besar. 

Selain itu, ada sejumlah efek samping yang terjadi pada tubuh jika kelebihan vitamin D antara lain:

1. Mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan

Anda bisa mengalami mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan jika tubuh kelebihan vitamin D. Sebuah studi yang diikuti oleh 10 orang yang mengonsumsi vitamin D dengan dosis yang tinggi mengalami gejala ini.

Empat orang mengalami mual dan muntah serta tiga orang lainnya kehilangan nafsu makan. Penelitian lain yang serupa juga menemukan bahwa seorang perempuan mengalami mual dan penurunan berat badan setelah mendapat suplemen yang ternyata mengandung vitamin D sebanyak 78 kali lipat dari yang tercantum di label.

2. Sakit perut, sembelit, dan diare

Kelebihan vitamin D juga dapat membuat Anda mengalami masalah pencernaan seperti sakit perut, sembelit, dan diare. Sebuah studi menyatakan bahwa anak berusia 18 bulan mengalami diare, sakit perut, dan gejala lainnya setelah diberikan vitamin D3 sebanyak 50.000 IU.

Gejala ini hilang setelah dilakukan penghentian pemberian suplemen tersebut. Studi lainnya menyatakan seorang anak laki-laki menderita sakit perut dan sembelit setelah mengonsumsi suplemen vitamin D tanpa aturan yang jelas.

Baca: Ini Manfaat Vitamin C, D, E, dan Zinc untuk Pasien Covid-19

3. Peningkatan kalsium dalam darah

Peningkatan konsumsi vitamin D berbanding lurus dengan peningkatan kalsium dalam darah. Hal ini karena tubuh menyerap kalsium dari makanan yang Anda konsumsi.

Jika asupan vitamin D berlebih, maka tingkat kalsium dalam darah pun berlebih yang bisa mengakibatkan beberapa efek negatif. Seperti gangguan pencernaan, keletihan, pusing, haus yang berlebih, dan peningkatan intensitas buang air kecil.

Sebuah studi kasus memperlihatkan adanya peningkatan kadar kalsium pada dua pria yang mengonsumsi suplemen vitamin D dengan dosis yang tidak sesuai. Kalsium dalam darahnya mencapai 13,2-15 mg/dl padahal normalnya hanya sekitar 8,5-10,2 mg/dl. Akibatnya, butuh waktu setahun setelah menghentikan konsumsi suplemen untuk menormalkan lagi kadar kalsium dalam darah.

4. Tulang keropos

Mengonsumsi terlalu banyak vitamin D dapat mengakibatkan tulang keropos. Beberapa peneliti menyatakan, kelebihan vitamin D bisa menyebabkan penurunan kadar vitamin K2 dalam darah.

Salah satu fungsi terpenting dari vitamin K2 yakni menjaga kadar kalsium di dalam tulang dan darah. Para peneliti percaya kadar vitamin D yang cukup tinggi mampu menghambat fungsi vitamin K2. 

Hindari konsumsi suplemen vitamin D yang berlebihan dan perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K2 seperti produk susu untuk menyeimbangkannya.

5. Gagal ginjal

Asupan vitamin D yang berlebihan bisa menyebabkan gagal ginjal. Dalam sebuah studi kasus ditemukan seorang pria dirawat di rumah sakit karena gagal ginjal. 

Setelah diperiksa ternyata ia mengalami peningkatan kadar kalsium dalam darah dan gejala lainnya yang terjadi setelah mendapatkan suntikan vitamin D oleh dokter.Sebagian besar penelitian juga melaporkan adanya kegagalan ginjal dari kasus sedang hingga berat pada orang-orang yang mengalami kelebihan vitamin D dalam tubuh.
(SUR)