FITNESS & HEALTH

Madu Klanceng: Si Asam-Manis dengan Ragam Manfaat

Mia Vale
Senin 31 Januari 2022 / 19:05
Jakarta: Madu dikenal sebagai pemanis alami yang diproduksi dari lebah. Dan beda spesies lebah, maka beda pula jenis madu yang dihasilkannya. Madu klenceng salah satunya. Madu ini berbeda dengan jenis madu pada umumnya. Madu klanceng diproduksi oleh lebah tidak menyengat. 

Madu klanceng adalah madu yang dihasilkan dari madu tak bersengat spesies Trigona (Trigona sapiens dan Trigona clypearis) yang bertahan hidup dengan cara menggigit, bukan menyengat. Inilah yang membuat cita rasa madu klanceng berbeda dibanding madu pada umumnya. Yakni lebih asam dan sedikit pahit.
 

Karakteristik madu klanceng


Selain rasanya yang sedikit asam, tekstur madu klanceng juga lebih encer dari madu biasa karena kadar airnya lebih banyak. Dari segi fisik, madu klanceng memiliki warna coklat amber. 

Selain madu, lebah klanceng juga menghasilkan bee pollen dan propolis yang sering diolah menjadi produk kesehatan karena memiliki manfaat bagi manusia.
 

Manfaat madu klanceng bagi kesehatan


Meski memiliki beberapa perbedaan, khasiat madu klanceng dan madu biasa sama-sama berguna untuk kesehatan. Berikut beberapa manfaat madu klanceng:
 

1. Antioksidan


Madu klanceng memiliki senyawa antioksidan bernama protacatechuic acid (PCA), 4-hydroxyphenylacetic acid, dan serumen. PCA merupakan antioksidan kuat yang terbukti dapat mempercepat penyembuhan luka.
 

2. Antibakteri


Beberapa penelitian mengungkap bahwa konsumsi madu klanceng dapat menyembuhkan infeksi akibat bakteri E. coli, B. subtilis, P. syringae, M. luteus, B. megaterium, dan B. brevis.

Hidrogen perokside juga merangsang produksi sitokin yang merupakan respons tubuh untuk membunuh bakteri jahat. Hidrogen peroksida dapat menarik leukosit ke daerah luka serta dapat menstimulasi limfosit B, limfosit T, dan neutrofil untuk melawan bakteri.


manfaat madu klenceng
(Dalam penelitian madu "Effects of honey on inflammation and nitric oxide production in Wistar rats," yang menyatakan bahwa madu berperan secara langsung untuk mengurangi efek inflamasi dengan menekan COX-1 dan COX-2 (keduanya merupakan perantara inflamasi kuat). Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

3. Antiperadangan


Madu klanceng juga mengandung senyawa fenolik yang dapat melawan proses peradangan di dalam tubuh. Beberapa produk kesehatan seperti salep (obat luar) juga sudah menjadikan madu klanceng sebagai salah satu komposisi pembuatnya.
 

4. Untuk kejantanan


Madu klanceng telah terbukti memberikan efek positif meningkatkan hormon yang berhubungan dengan kesuburan, khususnya bagi pria yang merokok. Bukti lain dari manfaat madu klanceng untuk kejantanan pria dibuktikan dengan percobaan pada tikus diabetes dengan kualitas sperma rendah. 

Pemberian madu klanceng menunjukan peningkatan kualitas sperma, dengan efek perlindungan tambahan pada proses spermatogenesis bahkan pada kondisi diabetes. 

Pada tikus nondiabetes, pemberian madu klanceng dapat membantu meningkatkan jumlah sperma epididimis, motilitas, dan kelangsungan hidup sperma.
 

5. Melancarkan menstruasi


Gangguan menstruasi umumnya dibarengi dengan keluarnya darah yang kurang lancar. Bila mengalami hal ini, bisa diatasi dengan madu klenceng. Caranya, campur madu klanceng dengan air kunyit. Konsumsi ramuan alami ini secara rutin agar menstruasi menjadi lancar setiap bulannya.
 

6. Mengurangi mual pada ibu hamil


Rasanya yang sedikit masam dan cenderung pahit dapat mengurangi rasa mual pada ibu hamil. Selain itu, kandungan vitamin C pada madu klanceng juga dapat menjaga daya tahan tubuh bagi ibu hamil.
 

7. Melembapkan kulit


Menurut beberapa penelitian, madu klanceng memiliki kandungan yang dapat dijadikan pelembap alami bagi kulit. Selain itu, kandungan anti-inflamasi dan antimikroba juga dapat mengurangi radang kulit dan menyembuhkan bintik merah. 

Caranya, campurkan madu klanceng dengan pelembap kemudian oleskan ke bagian wajah dan leher. Dengan kata lain, madu klanceng ini sangat bermanfaat jika dikonsumsi oleh masyarakat untuk menambah stamina maupun untuk kesehatan.

(TIN)