FITNESS & HEALTH

Eriksen Sempat tak Sadarkan Diri, Ini Pertolongan Pertama yang Dilakukan Kjaer dan Tim Medis

A. Firdaus
Minggu 13 Juni 2021 / 02:54
Kopenhagen: Gelandang Timnas Denmark, Christian Eriksen sempat tak sadarkan diri ketika menjalani pertandingan perdana Grup B Euro 2020 melawan Finlandia, Minggu 13 Juni 2021, tepatnya jelang babak pertama usai. Kabar baiknya pemain Inter Milan itu telah sadarkan diri saat dibawa ke rumah sakit.

Sadarnya Eriksen yang diduga karena serangan jantung, tak lepas karena pertolongan pertama yang cepat dari kapten Denmark, Simon Kjaer dan tentunya tim medis. Dalam foto yang beredar, tampak Kjaer melakukan penyelamatan pertama memegang mulut Eriksen.

Sementara melansir tweet @Firstdoctor, jika kondisi pemain sudah tak sadarkan diri seperti yang dialami Erisken atau napas terengah-engah, maka pasien harus segera mendapatkan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) dengan melakukan kompresi atau penekanan di dada.



Orang yang sedang tak sadarkan diri itu dikarenakan henti jantung dan napas. Otaknya tidak mendapatkan cukup oksigen dan ini bisa membahayakan nyawanya.

Penekanan di dada dilakukan sebanyak 100-200 kali dengan kedalaman sekitar 5-6 sentimeter. Setelah melakukan kompresi sebanyak 200 kali dengan kecepatan 100-120 kali per menit, evaluasi korban, apakah sudah ada respon dari korban atau belum. Jika belum ada respons, ulangi kompresi sebanyak 200 kali lagi.

(Baca juga: Kenali Tanda Serangan Jantung Mendadak yang Dialami Atlet)

Setelah itu beri alat AED (automated external defibrillator). Lanjutkan melakukan CPR sampai orang tersebut mulai bernapas dan bergerak, atau sampai tim medis datang mengambil alihnya.

Kabar terkini, selain sudah sadar, Eriksen juga telah melakukan video call kepada rekan-rekan setimnya, dan mengatakan bahwa pertandingan harus dilanjutkan. Pertandingan yang sempat terhenti beberapa menit itu, akhirnya dilanjutkan. Di mana ketika berita ini diturunkan, Finlandia menang 1-0 atas Denmark.



Namun pencetak gol kemenangan Finlandia, Joel Pohjanpalo tak melakukan selebrasi. Hal itu ia lakukan sebagai tanda menghormati kondisi Eriksen. Padahal gol yang tercipta pada menit 59 ini merupakan yang pertama bagi Finlandia di turnamen besar.
(FIR)