FITNESS & HEALTH

Makanan yang Dihindari agar Tidak Terkena Asam Urat

Raka Lestari
Kamis 15 Oktober 2020 / 06:05
Jakarta: Asam urat adalah salah satu jenis artritis yang menyakitkan yang dapat berefek pada satu atau lebih persendian dan biasanya terjadi di kaki. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lebih dari 8 juta orang di Amerika Serikat terkena asam urat yang membuat asam urat menjadi salah satu peradangan artritis yang paling umum.

Secara tradisional, asam urat bisa diobati dengan mengonsumsi oba-obatan anti-inflamasi dan pereda nyeri. Serangan asam urat, biasanya terjadi ketika asam urat mengkristal dan menumpuk di persendian. Asam urat, yang berfungsi sebagai antioksidan dan melindungi lapisan pembuluh darah kita, diproduksi pada saat tubuh memecah zat organik yang ditemukan dalam makanan yang disebut purin.

Dilansir dari Healthline, berikut ini adalah beberapa makanan yang tinggi akan kandungan purin:


Daging


Daging-dagingang, terutama jeroan seperti hati, ginjal, otak, lidah, dan babat memiliki tingkat purin yang sangat tinggi. Sebisa mungkin hindari jeroan sama sekali dan jika ingin mengonsumsi daging sebaiknya dibatasi hanya sekitar 4 ons per hari.

Beberapa daging yang sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan adalah daging ayam, bebek, kelinci, domba, kalkun, sapi muda, dan rusa. Makanan berbahan dasar hewani lainnya, seperti saus, kaldu, dan sup ayam, juga tinggi purin.


Ikan dan seafood


Ikan dan seafood adalah sumber makanan yang juga tinggi akan kandungan purin. Beberapa ikan dan seafood yang paling buruk jika dikonsumsi saat mengalami asam urat adalah tiram, sarden, herring, teri, dan makarel.

Sedangkan beberapa ikan lain yang masih bisa dikonsumsi selama dalam jumlah moderat adalah tuna, kod, halibut, salmon, kakap, trout. Sedangkan seafood seperti kerang, lobster, kepiting, dan udang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedikit karena mengandung tingkat purin yang tinggi.


Gula


Gula memang rendah purin, tetapi diet tinggi gula rafinasi terkait dengan kondisi lain yang dapat memperburuk gejala asam urat, seperti obesitas dan diabetes. Hindari soda dan produk lain yang ditambahkan dengan sirup jagung fruktosa tinggi, karena dapat meningkatkan asam urat.

Jika kamu ingin menambah rasa manis, pilihlah buah-buahan segar. Meskipun beberapa buah memiliki jumlah gula alami yang tinggi, mereka juga mengandung nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan tubuh.


Alkohol


Minuman beralkohol mungkin tidak mengandung terlalu banyak purin, tetapi dapat meningkatkan produksi purin dalam tubuh. Ini, pada gilirannya, menyebabkan kadar asam urat lebih tinggi. Penggunaan alkohol yang berlebihan (lebih dari dua minuman per hari untuk pria atau satu minuman per hari untuk wanita) dapat meningkatkan risiko serangan asam urat.
(YDH)