FITNESS & HEALTH

Tips Agar tak Terkena Osteoporosis Walaupun sedang Puasa

Kumara Anggita
Kamis 08 April 2021 / 13:08
Jakarta: Osteoporosis adalah salah satu penyakit yang perlu kamu antisipasi sejak muda. Saat ini sudah terjadi, tulang kamu jadi mudah patah. 
    
Berikut beberapa saran agar kamu tidak osteoporosis menurut para dokter:
    

Aktivitas fisik perlu untuk selalu dilakukan    


Untuk menghindarinya, para dokter menganjurkan agar kamu mengonsumsi makanan tertentu dan juga melakukan aktivitas fisik. Cara ini bahkan tetap perlu kamu lakukan meski sedang berpuasa.     
    
Menurut dr. Siti Pariani, MS., MSc., PhD., FISPH, FISCM, Ketua dan Pendiri Komunitas Lansia Sejahtera Surabaya, aktivitas fisik dan olahraga penting untuk tetap dilakukan di bulan puasa. Cara ini berguna untuk mencegah tulang keropos (osteoporosis), membuat tulang menjadi lebih kuat, mengurangi risiko patah tulang, hingga memastikan tulang mendapatkan nutrisi yang baik.

Jika tidak melakukan aktivitas fisik, maka kepadatan tulang akan terus berkurang seiring bertambahnya usia. Selain itu, otot jadi lembek dan kecil dan sendi menjadi kaku karena tidak digerakkan.     
    
“Aktivitas fisik untuk lansia bisa tetap dilakukan selama berpuasa di bulan Ramadan dengan intensitas sedang seperti jalan kaki jarak dekat, membersihkan rumah, bersepeda     
santai, naik tangga, hingga berkebun," ujar dr. Siti Pariani.

"Selain melakukan aktivitas fisik, lansia juga dianjurkan untuk hindari stress, bersosialisasi dan berdoa untuk minta perlindungan pada Tuhan Yang Maha Esa,” jelasnya dalam Media Briefing dengan Tema Investasi pada Tulang, Sendi dan Otot Penting untuk Kesehatan Menyeluruh oleh Anlene.


Webinar 'Persiapan Puasa untuk Lansia' yang diadakan bertepatan dengan Hari Aktivitas Fisik Sedunia pada 6 April 2021 lalu. (Foto: Dok Anlene)
 

Aktivitas fisik harus dilakukan secara rutin


Selain itu, dr. Bagus Putu Putra Suryana, SpPD-KR, Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) juga menambahkan bahwa, kunci dari aktivitas fisik adalah melakukannya dengan rutin dan aman. Kamu bisa memulainya dengan olahraga simpel seperti berjalan kaki.

“Prinsipnya adalah harus teratur, frekuensinya yang teratur juga dan cukup, dianjurkan olahraga yang tidak menimbulkan hentakan pada sendi dan tulang. Cobalah jogging, senam, jalan-jalan,” ungkap dr. Bagus Putu Putra Suryana, SpPD-KR, Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI)

Sementara dr. Riskiyana Sukandhi Putra, M.Kes, Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, Kementerian menyarankan kamu untuk melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari 3 sampai 5 kali per minggu. Menurutnya aktivitas fisik ini perlu dilakukan untuk melawan gaya hidup sedentari yang kemungkinanmu terapkan di masa pandemi.
 

Yang perlu kamu konsumsi untuk menghindari osteoporosis


Selain aktivitas fisik, kamu juga perlu mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung zat yang dibutuhkan oleh tulang. Dr. Siti menyebutkan bahwa protein, kalsium, dan vitamin D berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot.
 
“Semua bisa didapati dari makanan dan minuman sehari-hari seperti daging ayam dan telur untuk protein tinggi, atau tahu dan segelas susu yang merupakan sumber kalsium dan vitamin D. Hindari konsumsi alkohol, merokok, atau terlalu banyak minum kopi dan soda agar penyerapan kalsium dan pembentukan tulang baru berlangsung optimal dalam tubuh,” tambahnya.

Terkait hal ini, Rhesya Agustine, Marketing Manager Anlene, Fonterra Brands Indonesia, mengatakan bahwa Anlene akan tetap mengawal masyarakat untuk menjaga kesehatan tulang, walaupun sedang pandemi, puasa, atau hari biasa. Anlene telah melakukan berbagai kampanye yang mendorong masyarakat untuk memiliki gaya hidup sehat.

“Sejak awal pandemi, Anlene selalu mendampingi masyarakat untuk tetap aktif bergerak di rumah melalui serangkaian kegiatan virtual, baik untuk dewasa maupun lansia. Kegiatan tersebut secara konsisten hingga kini, untuk mengedukasi pentingnya investasi tulang, sendi dan otot sejak dini untuk mendapatkan kesehatan secara menyeluruh hingga hari tua,” jelas Rhesya.
 
Salah satu implementasi dari kampanye ‘Ayo Indonesia Bergerak’ untuk meningkatkan gaya hidup sehat aktif untuk dewasa dan lansia adalah WEBINAR 'Persiapan Puasa untuk Lansia' yang diadakan bertepatan dengan Hari Aktivitas Fisik Sedunia pada 6 April 2021 lalu.

"Di kesempatan ini, Anlene bersama dengan Komunitas Lansia Sejahtera Surabaya melakukan edukasi kepada masyarakat dewasa dan lansia, mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang, sendi dan otot dengan melakukan aktivitas fisik bahkan saat sedang berpuasa di bulan Ramadhan,” tutupnya.
(FIR)