FITNESS & HEALTH

Post-Covid Syndrome Bisa Menyerang Segala Usia, Termasuk Anak-anak

Raka Lestari
Kamis 27 Januari 2022 / 15:32
Jakarta: Berusia muda dan bergejala ringan tidak menjadi jaminan bagi para penyintas covid-19 untuk terbebas dari post-Covid syndrome. Tak hanya menyerang saluran pernapasan, covid-19 juga berpotensi mengakibatkan post-Covid syndrome pada penderitanya.

"Post-Covid syndrome merupakan sejumlah masalah kesehatan atau gejala yang baru, kembali muncul, atau terus terjadi selama 4 minggu atau lebih sejak pertama kali seseorang terinfeksi virus penyebab covid-19," jelas dr. Desilia Atikawati, Sp.P, FAPSR selaku dokter spesialis paru dan pernapasan yang berpraktik di RS Pondok Indah – Puri Indah.

Walaupun mayoritas penderita covid-19 akan membaik dalam beberapa minggu setelah sakit, sebagian penderita mengalami post-Covid syndrome yang gejalanya menetap selama beberapa waktu setelah sembuh. Kondisi ini sangat bervariasi dan memiliki jangka waktu yang berbeda antar penyintas covid-19.
 

Dapat dialami berbagai usia, termasuk anak-anak


"Penderita covid-19 usia berapa pun dapat mengalami post-Covid syndrome. Meskipun post-Covid syndrome pada usia dewasa lebih sering terjadi dibandingkan grup usia anak atau remaja, tetapi kelompok anak dan remaja tetap berisiko mengalaminya," ujar dr. Desilia.

Penelitian menunjukkan gejala jangka panjang pada anak, baik yang memiliki gejala ringan atau berat (termasuk Multisystem Inflammatory Syndrome atau MIS), antara lain kelelahan/fatigue, pusing, gangguan tidur, gangguan konsentrasi, nyeri otot dan sendi, serta batuk.

Walau jarang, beberapa orang, terutama anak-anak, dapat mengalami MIS sesaat atau segera setelah mengalami infeksi covid-19. MIS merupakan kondisi di mana berbagai organ tubuh mengalami inflamasi, termasuk jantung, paru, ginjal, otak, kulit, mata, atau sistem pencernaan.

Hingga saat ini, belum diketahui apa yang menjadi penyebabnya. MIS merupakan kondisi serius dan dapat menyebabkan kematian. Gejala yang perlu diwaspadai sebagai MIS adalah adanya demam disertai minimal satu dari gejala berikut:

· Nyeri perut

· Kemerahan pada mata

· Diare

· Pusing atau lightheadedness

· Ruam kulit

· Muntah
(FIR)