FITNESS & HEALTH

Jennifer Aniston Memulai Hari dengan Kopi Kolagen, Sehatkah?

Mia Vale
Minggu 15 Mei 2022 / 11:00
Jakarta: Jennifer Aniston merupakan salah satu selebritas yang dapat memicu tren kesehatan dan kebugaran bahkan dengan komentar terkecil tentang rutinitas kebugaran dan diet hariannya dalam sebuah wawancara atau posting media sosial. 

Sebelumnya, Aniston pernah menjadi viral dengan praktik puasa intermiten dan resep smoothie yang lezat. Belum lagi makan siang salad yang ikonik di mana sempat menjadi tren, saat dia makan di set Friends setiap hari selama 10 tahun.

Kini, Aniston kembali muncul dengan video rutinitas kebugarannya dan membuat banyak orang terinspirasi. Beberapa dari praktik itu termasuk, bermain dengan anjingnya di luar ruangan, pergi ke gym, menikmati waktu berkualitas dengan pacarnya dan membuat rekaman favoritnya untuk bersantai di malam hari. 

Melansir dari laman EatingWell, dari sekian rutinitas yang Aniston lakukan, ada satu hal yang menarik. Yakni, bagaimana perempuan 53 tahun ini memulai paginya dengan secangkir kopi panas bercampur bubuk kolagen

Ya, suplemen kolagen, terutama bubuk, telah menjadi populer beberapa tahun terakhir. Pasalnya,kolagen diklaim berpotensi untuk mencapain kulit awet muda, membangun tulang yang kuat, dan meningkatkan kesehatan rambut dan kuku. 


manfaat bubuk kolagen
(Kolagen adalah salah satu jenis protein yang bermanfaat bagi manusia yang berfungsi membangun tulang, gigi, sendi, serta otot. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

Sehatkah bubuk kolagen?


Tren bubuk kolagen adalah tren yang sebenarnya berakar pada beberapa penelitian ilmiah, dibandingkan dengan beberapa suplemen tren lainnya. Para ahli menyarankan untuk mencari peptida kolagen atau kolagen terhidrolosis untuk manfaat kesehatan paling banyak. 

Seperti Aniston yang memilih suplemen kolagen di mana menawarkam sumber protein, vitanin C, dan asam hialuronat yang sangat baik untuk tiga kali lipat kekuatan penuaan yang sehat. 

Namun, suplemen ini bisa sangat mahal, dan tidak selalu lebih bermanfaat daripada sekadar mengonsumsi makanan yang mengandung kolagen seperti kaldu tulang dan sarden, ditambah makanan kaya vitamin C seperti jeruk, beri, dan brokoli. 

"Kita pasti tidak memerlukan suplemen kolagen yang mahal untuk mendapatkan tulang yang kuat dan kulit, rambut, dan kuku yang sehat," kata Victoria Seaver, M.S., RD, ahli nutrisi di EatingWell. 

Menurutnya, makanan yang mengandung kolagen seperti kaldu tulang dan kulit ayam dapat meningkatkan asupan kolagen.

"Ada cara paling efektif untuk meningkatkan jumlah kolagen, yakni fokus pada makan lebih banyak makanan yang membantu mendukung produksi kolagen yang sehat di tubuh, terutama makanan tinggi asam amino prolin dan glisin dan makanan kaya vitamin C. Pikirkan daging, ikan, produk susu, kacang-kacangan, telur, bibit gandum dan buah, terutama buah jeruk," papar Seaver.
 

Bolehkah kolagen dicampur kopi?


Apa yang dilakukan Aniston, mencampur kopi dengan bubuk kolagen tidak masalah. Tapi para ahli tidak menyarankan. Mereka lebih merekomendasikannya dalam smoothie pagi atau mengaduknya ke dalam segelas air. 

Sebuah artikel oleh peneliti Texas A&M Brooke Russell, Ph.D., mengatakan bahwa kolagen tidak akan bertahan pada suhu yang lebih tinggi dari suhu tubuh, dan manfaat kesehatan yang diinginkan akan berkurang atau sama sekali tidak ada. 
(TIN)