FITNESS & HEALTH

Cek Urine untuk Cegah Dehidrasi Saat Puasa

Kumara Anggita
Senin 03 Mei 2021 / 08:00
Jakarta: Dehidrasi adalah salah satu masalah yang bisa muncul saat kamu berpuasa dan buruknya ini sering tak disadari. Untuk mencegah dirimu dari dehidrasi, hal sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan cek urine

Dr. Dyandra Parikesit, B.MedSc, Sp.U menjelaskan bahwa kamu perlu melihat warnanya. “Marka (tanda) kita tahu dehirasi atau tidak adalah melihat dari urine," katanya.

"Bila warna urine mendekati warna air putih itu berarti bagus. Bila kepekatannya bertambah jadi kuning tua, sampai oranye itu menandakan dehidrasi,” jelasnya dalam Live IG RS UI dengan Topik Waspada Batu Ginjal Selama Puasa.

“Dekat buka puasa pasti urine berwarna oranye pekat karena kehilangan cairan tidak ada yang gantiin. Saat berpuasa, pastikan cukup. Saat tarawih lihat lagi cukup atau tidak, lihat warnanya bisa lebih jernih, tidak pekat,” lanjutnya. 

Ia menyarankan agar kamu memenuhi kebutuhan air harian yaitu dua liter. Perbanyak minum saat berbuka puasa dan lanjutkan saat sebelum tidur dan sahur.

“Kalau puasa agak lebih tricky karena konsumsi cairan yang sama dengan waktu lebih sempit. Begitu buka puasa konsumsi puasa banyak di situ karena kita menggantikan cairan yang hilang tadi pagi, siang, sore,” ujarnya. 

“Ada yang membagi 500 cc saat sahur, 750 cc saat berbuka setelah itu sisanya sebelum tidur. Saya tahu itu bukan jumlah kecil, itu banyak banget bisa mual, jadi tetap dicicil saja,” sarannya.

(TIN)