FITNESS & HEALTH

Kasus Hepatitis di Indonesia, Patogen CMV Paling Banyak Ditemukan

Mia Vale
Jumat 24 Juni 2022 / 17:03
Jakarta: Kasus Hepatitis akut yang menyerang anak-anak terjadi di Eropa, Amerika dan Asia, dan telah terjadi sejak 15 April 2022 lalu. Dan saat ini menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Hepatitis di Indonesia saat ini terdata sebanyak 16 kasus probable. Diketahui patogen paling banyak ditemukan adalah Cytomegalovirus (CMV).

Secara kumulatif, kasus hepatitis di Indonesia sampai saat ini ada 70 kasus yang tersebar di 21 provinsi. Dari 70 kasus itu ada 16 probable, 14 pending, dan 40 discarded.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH menjelaskan discarded artinya kasus yang disingkirkan karena penyebabnya sudah diketahui dan bukan dari kelompok hepatitis. Gejala terbanyak dialami pasien adalah demam, mual, muntah, dan kuning.

“Dari pemeriksaan PCR dan metagenomik terhadap 16 probable telah diketahui patogen paling banyak ditemukan pada pasien portable adalah cytomegalovirus (CMV) yakni 4 dari 15 pasien yang diperiksa,” katanya pada konferensi pers secara virtual di Jakarta, Jumat, 24 Juni 2022.

Kemudian 9 dari 16 pasien probable yang telah diperiksa PCR dan metagenomik terdeteksi virus dari famili herpesviridae yakni CMV, HSV1, HHV- 6A, HHV1, EBV.

Selanjutnya 1 pasien positif enterovirus dan 1 pasien positif adenovirus.

Sampai saat ini definisi hepatitis belum ada dibuatkan oleh WHO. Dr. Syahril melanjutkan masih menunggu definisi seperti halnya PCR positif untuk covid-19, tapi untuk hepatitis ini masih belum ada yang disebut dengan konfirmasi.
(TIN)