FITNESS & HEALTH

Pentingnya Proteksi Diri dan Keluarga seiring Banyaknya Aktivitas di Luar

A. Firdaus
Kamis 08 April 2021 / 09:10
Jakarta: Sejak Februari lalu, distribusi vaksin sudah mulai dijalankan di Indonesia dengan angka cakupan terus meningkat. Namun, kasus aktif covid-19 masih cukup tinggi.

Tak ayal, kewaspadaan masyarakat terhadap risiko penularan harus tetap diperhatikan. Terutama dari klaster keluarga.

“Bukti-bukti yang dilaporkan menunjukkan bahwa jalur utama penularan SARS-CoV-2 adalah kontak langsung yang dimediasi oleh droplet yang dikeluarkan saat berbicara, batuk, bersin dan aerosol," ucap dr. Fitria Agustina, SpKK, FINSDV dalam peluncuran SoKlin Antisep.

Penularan secara sekunder terjadi melalui permukaan benda yang terkontaminasi (fomites). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi transmisi fomites dan droplets tanpa perlindungan diri masing-masing sebesar 6,9% dan 32% dan turun sekitar 2,8% dan 30% jika menggunakan pelindung diri.

"Singkatnya, risiko infeksi menurun saat kita menerapkan protokol kesehatan dengan baik," terang dr. Fitria.

Dengan dimulainya aktivitas di luar, termasuk aktivitas anak-anak nantinya untuk kembali sekolah, maka protokol kesehatan harus selalu diingat dan dijalankan setiap saat. Agar diri dan keluarga tetap terlindungi, biasakan selalu menjaga kesehatan tubuh dan kebersihan tubuh.

"Selain itu menjaga kesehatan tubuh dengan makan makanan dengan gizi seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup. Menjaga kebersihan tubuh dengan biasakan diri mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, segera mandi setelah beraktivitas dari luar rumah, dan segera mengganti serta mencuci pakaian dengan detergen terbaik,” tutur dr. Fitria.
(FIR)