FITNESS & HEALTH

Gorengan Meningkatkan Risiko 3 Penyakit Ini

Kumara Anggita
Rabu 21 Oktober 2020 / 19:44
Jakarta: Mencoba untuk berhenti makan gorengan memang tidak mudah. Mengingat rasa gorengan begitu enak dan cepat bikin kamu merasa kenyang.

Namun kamu perlu ingat bahwa gorengan ini bisa membangkitkan beberapa penyakit. Tiga penyakit yang umum terjadi gara-gara gorengan antara lain:
 

1. Penyakit jantung


Dikutip dari Healtline, sumber menunjukkan bahwa makan gorengan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, kolesterol HDL 'baik' yang rendah dan obesitas, yang semuanya merupakan faktor risiko penyakit jantung.

Faktanya, dua penelitian observasional besar menemukan bahwa semakin sering orang makan gorengan, semakin besar risiko terkena penyakit jantung.

Satu studi menemukan bahwa perempuan yang makan satu atau lebih porsi ikan goreng per minggu memiliki risiko gagal jantung 48% lebih tinggi. Data ini jauh dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi 1-3 porsi per bulan. Di sisi lain, peningkatan asupan ikan panggang dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah.
 

2. Diabetes


Beberapa penelitian menemukan bahwa makan makanan yang digoreng membuat kamu berisiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2. Dua studi observasi besar menemukan hubungan yang kuat antara seberapa sering partisipan makan gorengan dan risiko diabetes tipe 2.

Mereka yang mengonsumsi 4-6 porsi gorengan per minggu 39% lebih mungkin terkena diabetes tipe 2, dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari satu porsi per minggu..

Demikian pula, mereka yang makan gorengan tujuh kali atau lebih per minggu memiliki kemungkinan 55% lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2, dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari satu porsi per minggu.
 

3. Kegemukan


Makanan yang digoreng mengandung lebih banyak kalori daripada makanan yang tidak digoreng, jadi makan banyak dari mereka dapat meningkatkan asupan kalori kamu secara signifikan.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa lemak trans dalam makanan yang digoreng dapat memainkan peran penting dalam penambahan berat badan. Lemak ini dapat memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan dan penyimpanan lemak.

Faktanya, sebuah studi observasional yang meninjau pola makan 41.518 perempuan selama delapan tahun menemukan bahwa peningkatan asupan lemak trans sebesar 1% dalam penambahan berat badan 1,2 pound (0,54 kg) pada perempuan dengan berat badan normal.

Jadi itulah tiga penyakit yang mungkin mancul bila kamu rutin makan gorengan. Pastikan jangan mengonsumsi gorengan secara berlebihan.
(FIR)