FITNESS & HEALTH

Efek Samping dari Vaksin Covid-19 Moderna

Raka Lestari
Rabu 18 November 2020 / 15:29
Jakarta: Perusahaan bioteknologi Moderna memberikan ringkasan efek samping yang dapat ditimbulkan oleh vaksinnya ketika melaporkan hasil sementara yang positif untuk vaksin buatan mereka. Vaksin Moderna memiliki tingkat efektif lebih dari 90 persen, sama seperti vaksin Pfizer.

Akan tetapi, meskipun memiliki manfaat yang cukup banyak, tetap saja ada risiko yang harus dipertimbangkan. Penting untuk memahami efek samping dan mengkomunikasikannya kepada orang-orang sebelumnya, sehingga tidak mengejutkan.

"Jika vaksin Moderna bekerja dengan baik dalam mencegah covid-19, dan efek sampingnya tidak bertahan lama, maka orang akan meminumnya,” kata Dr Jesse Goodman, direktur Center on Medical Product Access, Safety and Stewardship di Georgetown University.

"Jika kemanjuran vaksin dalam penelitian ini tetap tinggi, saya pikir kebanyakan orang akan menganggapnya sebagai hal yang dapat menjual,” kata Goodman.

Dalam siaran persnya, Moderna mengatakan bahwa vaksinnya secara umum dapat ditoleransi dengan baik, dan sebagian besar efek samping, atau efek samping, ringan atau sedang.

Dilansir dari Business Insider, salah satu efek samping serius yang terjadi setelah dosis pertama adalah nyeri di tempat suntikan. Hal itu berdasarkan pengakuan dari 2,7% relawan.

Berikut adalah efek samping parah yang dilaporkan orang dalam percobaan setelah dosis kedua:

- Kelelahan pada 9,7% partisipan.
- Nyeri otot pada 8,9%.
- Nyeri persendian pada 5,2%.
- Sakit kepala di 4,5%.
- Nyeri pada tempat suntikan 4,1%.
- Kemerahan pada tempat suntikan 2%,

Moderna mengatakan efek sampingnya berumur pendek, tetapi tidak memberikan informasi lebih lanjut. Perlu dicatat bahwa ini adalah efek samping yang 'diminta', yang berarti hasil hanya mencakup efek samping tertentu yang ditanyakan Moderna.
(FIR)