FITNESS & HEALTH

Bahayakah Makan Banyak Santan Saat Lebaran?

Kumara Anggita
Sabtu 15 Mei 2021 / 13:00
Jakarta: Santan adalah salah satu bahan makanan yang digunakan untuk membuat berbagai makanan atau minuman khas Indonesia untuk hari Lebaran. Kamu mungkin bisa menemukan opor ayam, sayur godok, atau bahkan rendang sapi di hari kemenangan ini.

Santan ini dalam beberapa kasus bisa membuat tubuh menjadi tidak sehat bila dikonsumsi dengan jumlah yang tidak pas. Kira-kira apa yang perlu dilakukan ya agar makanan ini bisa tetap disantap tanpa memberikan efek bahaya?

Dr. Anna Maurina Singal, M.Gizi, Sp.GK menjelaskan di hari spesial seperti Idulfitri ini, ada beberapa jenis makanan yang jarang atau bahkan tidak ditemukan di hari-hari biasa. Agar tidak menyesal dan kepikiran, kamu tetap boleh mengonsumsinya namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ya.
 

1. Batasi konsumsi makanan yang bersantan


“Santan itu komponen yang memiliki kandungan lemak. Apa lagi asam lemak jenuh. Intinya adalah cut down, jangan terlalu banyak santannya,” jelasnya dalam Live Instagram RSUI.
 

2. Konsumsi serat


Perhatikan juga makanan lainnya. Pastikan kamu juga makan makanan lain yang mengandung serat. “Itu kiatnya adalah dengan fiber atau makan serat supaya bisa menurunkan absorpsi lemak yang sudah kita makan,” jelasnya.
 

3. Masak sayuran yang tidak pakai santan dan minyak yang sedikit


Pastikan pula ada menu lain yang tidak terlalu berlemak. Kamu bisa masak sayur bening yang sehat dan segar.

“Kalau kita pikir, ada di meja makan ada ketupat, rendang, dan bumbu kelapa, opor, itu lemaknya tinggi. Usahakan untuk masak menu sayuran yang kalau bisa tak pakai santan dan minyaknya dikurangi,” tambahnya lagi. 

“Pada saat makan daging sapi atau ayam, paha bawah kulitnya dibuang saja. Sayurannya bagus,” lanjutnya.
 

4. Hindari soft drink, konsumsi buah


Dan terakhir, kamu juga perlu perhatikan minuman kamu. Dr. Anna menyarankan kamu untuk menghindari soft drink dan lebih perbanyak buah saja.

“Kemudian jangan minum soft drink. Naikkan lagi kandungan seratnya dari buah-buahan itu bagus. Kandungan air cukup tinggi. Jadi rasa kenyangnya tinggi,” pesannya.
(TIN)