FITNESS & HEALTH

Jangan Jadikan Kopi Menu Berbuka Puasa, Khususnya bagi Penderita Mag

Kumara Anggita
Jumat 16 April 2021 / 10:37
Jakarta: Beberapa orang ketagihan mengonsumsi kopi dan teh. Karena dengan meminum dua jenis asupan tersebut membuat mereka menjalani hidup lebih semangat, senang, atau bahkan rileks.

Kendati demikian, kira-kira amankah minum-minuman berkafein ini di masa puasa? Jawabannya aman-aman saja.

Dokter Suci Sutinah Diah Suksmasari mengatakan bahwa tidak ada makanan pantangan saat berpuasa. Makanan atau minuman menjadi bermasalah ketika dikonsumsi pada waktu yang tidak tepat.

“Sebenanrnya makan apa saja boleh tapi diperhatikan kapan dikonsumsinya,” tutur dr. Suci.

Prinsip ini juga diterapkan saat kamu meminum kopi dan teh. Kamu yang berpuasa pun dapat meminumnya, namun bukan pada saat berbuka puasa.

“Boleh-boleh saja tetapi tidak saat buka puasa, karena kopi itu kafeinnya cukup berat,” tutur dr. Suci.

Selain kafein, ada kandungan lain yang membuat kopi jadi tidak tepat untuk dikonsumsi saat berbuka. Kopi memiliki kadar asam yang tinggi.

“Teh juga ada kafein, tapi bedanya kopi asamnya tinggi. Kalau habis minum kan after taste-nya asam,” lanjut dr. Suci.

Kadar asam yang tinggi akan memicu asam lambung naik. Oleh karena itu, setelahnya perut kamu bisa jadi tidak nyaman atau bahkan sakit.

“Jadi kadar asam yang tinggi dari kopi akan mentrigger asam lambung,” tuturnya.

Efek ini akan lebih dirasakan bagi para penderita mag. Kamu yang sedang berpuasa harus lebih bijak memilih minuman.

Dokter Suci juga menganjurkan orang yang berpuasa agar mengonsumsi makanan pada waktu yang tepat. Cara ini dilakukan agar tubuh tidak kaget.

“Saya tidak menganjurkan makan berat sebelum tarawih ya. Jadi makan beratnya ketika sudah mau melakukan sholat Tarawih atau sholat Isya. Karena memberi waktu badannya perlu untuk menyesuaikan,” tururnya.
(FIR)