FITNESS & HEALTH

Terus Alami Masalah Kulit dan Rambut, Mungkin Kamu Terserang PCOS?

Sandra Odilifia
Rabu 17 Februari 2021 / 12:45
Jakarta: Polycystic Ovary Syndrom (PCOS) menjadi semakin umum di kalangan wanita muda. Selain masalah kesehatan, gangguan ini juga dapat menyebabkan beberapa masalah kulit dan rambut yang sering membuat frustrasi.

Walaupun setiap orang mengalami gejala yang berbeda-beda, tetapi dua yang paling umum yakni jerawat dan rambut rontok.

Namun kamu tak perlu berkecil hati, tentunya dengan melakukan sedikit perubahan gaya hidup dan mengikuti kebiasaan perawatan kulit serta rambut yang sehat, efek dari kondisi ini dapat dikelola dengan mudah.

Namun sebelum itu, ketahui dulu apa itu PCOS dan apa perbedaannya dengan PCOD, yang dilansir dari Be Beautiful:
 

1. Apa itu PCOS?


Banyak orang mengalami PCOS. Sindrom ini memengaruhi 1 dari 10 wanita usia subur. Menurut dokter kulit kosmetik Dr Rashmi Shetty, "Wanita yang terserang PCOS biasanya mengalami masalah rambut, masalah kulit, masalah tubuh, pigmentasi, jerawat, rambut rontok, pertumbuhan rambut yang berlebihan bersama dengan kista kecil di ovarium mereka."
 

2. PCOD vs PCOS


Kedua istilah, PCOD dan PCOS, digunakan secara bergantian untuk menggambarkan kondisi kesehatan yang sama.

"Mereka sama. Sebelumnya disebut PCOD (Polycystic Ovary Disease), tetapi kemudian ditemukan bahwa kondisi tersebut bukanlah penyakit tetapi hasil dari gaya hidup yang tidak sehat. Banyak hal yang disatukan, jadi ini disebut sindrom bukan penyakit,” kata Dr Shetty.


pcos
(Gaya hidup yang tidak banyak bergerak dan kebiasaan makan yang buruk sering disalahkan sebagai penyebab PCOS. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
 

3. Gejala PCOS


Masalah kulit dan rambut yang berkepanjangan terkadang dapat membantu mengidentifikasi masalah PCOS. Selain itu, Dr Shetty mencantumkan beberapa gejala lainnya, yakni:

- Kulit menjadi tidak merata, terdapat bercak gelap di leher, pipi, atau dahi. Kulit juga bisa menjadi tebal atau seperti beludru dan mengalami jerawat kistik

- Pertumbuhan rambut yang tidak normal atau berlebihan di wajah

- Rambut rusak atau rontok. Wanita dengan kasus yang parah mungkin juga mengalami penurunan garis rambut

- Berat badan bertambah, bahkan setelah menjalani gaya hidup normal dengan diet sehat

- Menstruasi yang tidak teratur tidak selalu merupakan tanda PCOS, wanita dengan menstruasi teratur juga bisa mengalami PCOS. Jadi, jika kamu mengalami salah satu gejala yang disebutkan di atas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
 

4. Bagaimana cara mengelola PCOS?


Gaya hidup yang tidak banyak bergerak dan kebiasaan makan yang buruk sering disalahkan sebagai penyebab PCOS. 

“Kamu akhirnya menambah berat badan di sekitar usus atau pelepah, yang diterjemahkan menjadi sesuatu yang disebut PCOS. Hindari makanan manis seperti cola, makanan penutup, jus buah. Sebaliknya, pilihlah gula alami dalam bentuk buah-buahan. Produk susu adalah makanan lain yang harus kamu hindari, terutama susu skim," ujarnya.

"Jika kamu tidak bisa minum teh hitam atau kopi tanpa susu, cobalah tambahkan susu almond ke dalamnya. Berolahraga secara teratur, jadikan itu bagian dari rutinitas harian kamu. Fokus pada kardio karena hal itu menyebabkan mobilitas tubuh dan jaringan yang penting bagi wanita penderita PCOS,” tambahnya.
 

5. Perawatan yang tepat untuk penderita PCOS


Dr Shetty merekomendasikan beberapa perawatan untuk mengatasi masalah PCOS, termasuk dengan menggunakan produk medis ataupun laser. Tentunya, sebagai penderita PCOS kamu juga harus rajin dan berhati-hati dalam merawat kulit.

“Jerawat dan pigmentasi adalah dua gejala PCOS yang paling umum. Hindari menggosok atau menggaruk kulit kamu. Setelah didiagnosis dan memulai perawatan PCOS, kamu juga dapat mencoba bahan pencerah kulit seperti vitamin C, asam azelaic, asam kojic, benzoyl peroxide, atau niacinamide," katanya.

Kamu juga bisa melakukan perawatan atau laser untuk mengurangi infeksi dan peradangan. Sementara, rambut rontok adalah masalah terbesar di antara wanita penderita PCOS

“Mulailah kebiasaan rambut sehat, keramas secara teratur, jaga kebersihan kulit kepala dan makan makanan sehat yang akan mendorong pertumbuhan rambut. Perawatan seperti PRP hair treatment, mesotherapy, laser hair growth treatment, progenitor treatment membantu menjaga helai rambut dan folikel rambut tetap sehat dan terstimulasi,” sarannya.
(TIN)