FITNESS & HEALTH

Apakah Berpuasa Bisa Sebabkan Sakit Mag?

Raka Lestari
Minggu 25 April 2021 / 11:00
Jakarta: Mengalami sakit mag tentunya bisa membuat sangat tidak nyaman. Dan pada saat berpuasa, jika mengalami sakit mag justru bisa mengganggu atau bahkan membatalkan puasa. 

Mengingat pada saat berpuasa kita tidak makan dan minum selama hampir 12 jam, banyak orang yang menganggap bahwa dengan berpuasa bisa menyebabkan terjadinya gangguan pada lambung tersebut.

Sakit lambung atau mag bisa juga disebut dengan dyspepsia. Pada penyakit ini, biasanya kitaa harus tahu dulu penyebabnya apa,” ujar dr. Reisa Broto Asmoro, dalam acara Webinar Hari Kartini “Tips Cantik, Bugar, dan Sehat di Era New Normal Pandemi Covid-19” pada Sabtu, 24 April 2021.

Ia menambahkan, “Banyak sekali yang bertanya sama saya bagaimana caranya agar bisa tetap berpuasa dan mag tidak kambuh? Padahal sebenarnya, mag itu penyebabnya bermacam-macam. Ada yang fungsional dan juga ada yang organik,” jelas dr. Reisa.

“Kalau mag yang fungsional itu biasanya terjadi karena makan makanan tertentu yang bisa menjadi pemicu, lagi stres, atau misalnya lagi dalam tekanan tinggi. Itu biasanya muncul tuh sakit mag. Tapi kalau organik biasanya ada penyebabnya. Misalnya ada gangguan pencernaan, ada polip, dan lain-lain,” tutur dr. Reisa.

Jadi menurut dr. Reisa harus ditelaah terlebih dahulu apa penyebabnya. Apakah karena pemicu fungsional atau organik. “Sehingga tidak terus-terusan minum obat mag sepanjang puasa. Nanti penyebabnya tidak terselesaikan,” kata dr. Reisa.  

“Kalau terjadi karena pemicu fungsional, hindari makanan tertentu yang bisa menjadi pemicu tersebut. Ini kan karena setiap orang berbeda-beda ya pemicunya. Ada yang mungkin sensitif ke satu makanan tertentu. Atau mungkin ada yang sensitif dengan makanan atau minuman bersoda, jadi minum soda sedikit saja bisa langsung kambuh mag-nya,” ujar dr. Reisa.

Untuk itu, menurutnya sebaiknya hindari makanan atau minuman yang bisa menjadi pemicunya tersebut. Atau jika memang terjadi karena pemicu organik, bisa dilakukan pemeriksaan ke dokter untuk menyembuhkan hal-hal yang bisa menjadi pemicu sakit mag-nya tersebut.  

(TIN)