FITNESS & HEALTH

Satu Cara Mudah Untuk Mencegah Diri Terinfeksi Covid-19

Raka Lestari
Kamis 22 April 2021 / 18:13
Jakarta: Berolahraga terbukti dapat membantu melawan sejumlah penyakit kronis. Salah satunya adalah dapat melindungi tubuh dari infeksi covid-19.

Penelitian terbaru menemukan bahwa aktif melakukan gerakan fisik dapat mengurangi risiko pasien covid-19 untuk dirawat di rumah sakit, masuk ke unit perawatan intensif (ICU), dan kematian.

"Ini adalah seruan untuk menyadarkan pentingnya gaya hidup sehat dan terutama aktivitas fisik," kata penulis studi Dr Robert Sallis.

Dr. Robert yang juga dokter keluarga dan kedokteran olahraga di Kaiser Permanente Fontana Medical Center, mengatakan studi ini benar-benar menunjukkan betapa pentingnya berolahraga atau melakukan aktivitas fisik selama masa pandemi dan seterusnya.

“Seseorang yang secara rutin melakukan olahraga memiliki kesempatan yang terbaik untuk melawan covid-19, sedangkan orang yang tidak aktif secara fisik justru lebih buruk," ujar Dr. Robert.

Untuk penelitiannya tersebut, Dr. Robert dan rekannya menganalisis data dari lebih dari 48.000 pasien dewasa di Kaiser Permanente Southern California, berusia rata-rata 47, yang didiagnosis dengan covid-19 antara Januari dan Oktober 2020. Tingkat aktivitas fisik pasien juga dinilai setidaknya dua kali antara Maret 2018 dan Maret 2020.

Dari pasien tersebut, lebih dari 6% secara konsisten aktif berolahraga, sekitar 14% secara konsisten tidak aktif dan sisanya aktif secara tidak konsisten. Para peneliti menemukan bahwa hampir 9% pasien dirawat di rumah sakit, lebih dari 2% dirawat di ICU dan 1,6% meninggal.

Mereka yang secara konsisten tidak aktif memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk dirawat di rumah sakit, 1,7 kali lebih mungkin untuk dirawat di ICU, dan hampir 2,5 kali lebih mungkin untuk meninggal daripada mereka yang secara konsisten aktif.

Selain berusia lebih dari 60 tahun atau memiliki riwayat transplantasi organ, ketidakaktifan yang konsisten dalam berolahraga dikaitkan dengan risiko kematian tertinggi akibat covid-19. Fakta itu berdasarkan penelitian yang diterbitkan pada 13 April lalu di British Journal of Sports Medicine.

Bahkan pasien yang tidak aktif secara konsisten memiliki risiko covid-19 parah yang lebih rendah, daripada mereka yang secara konsisten tidak aktif. Tentu ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik dalam jumlah berapa pun dapat bermanfaat.
(FIR)