FITNESS & HEALTH

Hal-hal yang Bisa Memicu Terjadinya Migrain

Raka Lestari
Sabtu 06 November 2021 / 14:12
Jakarta: Migrain dapat menyerang siapa saja dan pada waktu kapan saja. Ketika migrain menyerang, tentunya bisa menghambat aktivitas sehari-hari. Ketika migrain menyerang, hal yang perlu dilakukan adalah mencari obat yang bisa mengurangi migrain yang kamu alami tersebut.

Dengan perkembangan teknologi yang pesat, tentu obat untuk migrain pun sudah semakin berkembang. Namun ternyata kebiasaan-kebiasaan atau hal tertentu yang bisa memicu terjadinya migrain.

Dilansir dari Elite Daily, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya migrain:
 

1. Periode menstruasi


Memasuki masa-masa periode menstruasi, memang akan cukup banyak hal yang dirasakan mulai dari perubahaan mood sampai sakit kepala ringan atau migrain. Dilansir dari Mayo Clinic, periode menstruasi seseorang ternyata dapat memicu terjadinya migrain. Hal ini karena adanya perubahan hormon yang terjadi ketika masa menstruasi.
 

2. Keju


Mayo Clinic menyebutkan bahwa makanan seperti keju atau makanan yang diolah cenderung dapat memicu migrain. Sama seperti pemanis buatan yang juga sering ditambahkan pada makanan. Untuk itu, sebaiknya kamu menghindari makanan-makanan tersebut agar tidak terjadinya migrain.
 

3. Cuaca


Menurut The Migraine Trust, cuaca juga dapat memicu terjadinya migrain. Seperti penurunan atau kenaikan suhu secara tiba-tiba atau badai petir yang melanda kawasan lembap saat musim panas. Jika ini terjadi, sebaiknya menutup jendela rumah dan mencoba untuk menggunakan pendingin ruangan (AC).
 

4. Membungkuk terlalu lama


Menurut American Posture Institute, membungkuk dan melakukan posisi tubuh yang buruk dapat memicu serangan migrain. Hal ini karena tekanan postur yang buruk berpengaruh pada leher dan otot punggung, sehingga membuat tubuh akan lebih tegang. Untuk itu, cobalah mengubah posisi duduk secara berkala ketika sedang bekerja.
 

5. Tidur terlalu sedikit atau terlalu lama


Menurut The Migraine Trust, terlalu banyak tidur atau terlalu sedikit tidur dapat berkontribusi pada terjadinya migrain tergantung pada masing-masing individu. Satu-satunya hal yang dapat dilakukan adalah mencoba untuk memiliki jadwal tidur yang konsisten.
(FIR)