FITNESS & HEALTH

Mantan Presiden SBY Mengidap Kanker Prostat, Apa Saja Gejalanya?

Raka Lestari
Selasa 02 November 2021 / 17:41
Jakarta: Kesehatan Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mengalami gangguan. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu menderita kanker prostat. Untuk itu, SBY bakal bertolak ke luar negeri untuk menjalani pengobatan.
 
"Sesuai dengan diagnosa dari tim dokter, Bapak SBY mengalami kanker prostat (prostate cancer)," kata staf pribadi SBY, Ossy Dermawan, melalui keterangan tertulis, Selasa, 2 November 2021.

Diketahui, kanker prostat dikenal sebagai kanker yang tidak memiliki gejala awal, kata James Wysock, M.D., ahli onkologi urologi dan asisten profesor urologi di NYU Langone Health. Seringkali, pada saat memiliki gejala, itu mungkin karena kankernya sudah semakin tinggi stadiumnya.

Berikut ini adalah gejala kanker prostat yang mungkin bisa diperhatikan:
 

1. Perubahan urine


Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan uretra. Saat buang air kecil, kandung kemih mendorong isinya ke dalam prostat dan kemudian masuk ke uretra.

Seiring bertambahnya usia, prostat akan tumbuh, dan ini cenderung menyebabkan perubahan kencing. Tapi tumor yang tumbuh di prostat bisa menyebabkan masalah kencing serupa. Masalah kencing ini meliputi aliran urine yang lambat, frekuensi yang meningkat, urgensi yang lebih, dan sensasi pengosongan kandung kemih yang tidak lengkap, kata Dr Wysock.
 

2. Darah pada sperma atau urine


Terdapat darah saat kencing atau ejakulasi adalah hal yang tidak normal dan harus diperiksa kapan pun terjadi. Kondisi ini mungkin merupakan gejala kanker prostat, atau berasal dari penyebab lain seperti infeksi atau pembengkakan. Segeralah konsultasikan pada dokter jika hal seperti ini terjadi.
 

3. Nyeri punggung bawah dan rasa kaku


Jika kanker prostat menyebar di luar kelenjar, ia cenderung memengaruhi jaringan dan tulang di dekatnya, termasuk punggung bawah dan tulang belakang.

Hal ini dapat menekan pada saraf tulang belakang, menyebabkan rasa sakit atau mati rasa, dan menyebabkan sesak di otot, tergantung di mana letak sel kanker.

"Nyeri punggung bawah sebagai gejala kanker prostat sangat jarang terjadi, namun kadang bisa saja terjadi,"  kata Dr. Wysock.
(FIR)