FITNESS & HEALTH

5 Minuman Terburuk Menurut Para Ahli

Kumara Anggita
Selasa 08 Juni 2021 / 13:08
Jakarta: Walaupun kamu sudah makan makanan yang sehat dan begizi, olahraga, tidur yang cukup, kebiasaan minum minuman yang buruk ternyata tetap bisa merusak tubuhmu. Para ahli telah meneliti bahwa beberapa minuman yang tampaknya aman sesungguhnya memberikan kerugian pada kesehatan keseluruhan.

Dikutip dari Eat This, Not That ada 5 minuman terburuk yang perlu kamu ketahui antara lain:
 

1. Pressed juice


Pressed juice sering ditekankan sebagai tambahan yang sehat untuk diet seimbang atau bahkan cara untuk menurunkan berat badan. Namun ternyata para ahli mengatakan itu pada dasarnya pressed juice itu merupakan makanan cepat saji dalam bentuk cair.

"Jus dapat meningkatkan risiko terkena penyakit hati berlemak, penyakit jantung, dan diabetes," kata Malorie Ann, ahli gizi The Vegan Insider.

"Sekitar 1 cangkir jus mengandung antara 20 hingga 23 gram gula, yang merupakan 95,83% dari asupan gula yang direkomendasikan American Heart Association (AHA) untuk perempuan,” jelasnya.
 

2. Soda biasa


Menurut meta-analisis 2013 yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, konsumsi hanya satu soda manis sehari berkontribusi pada penambahan berat badan dan peningkatan BMI pada orang dewasa dan anak-anak. Selain itu, soda dapat mendatangkan malapetaka pada kesehatan gigimu.

"Keasaman dalam soda dapat menyebabkan enamel pada gigi kamu rusak, membuat kamu lebih rentan terhadap kerusakan gigi. Selain asam, kelebihan gula menciptakan kafetaria bagi bakteri, yang menyebabkan peningkatan risiko gigi berlubang dan bau mulut," jelas Kelsey Lorencz, RD di Graciously Nourished.
 

3. Soda diet


Meskipun soda diet mungkin tampak seperti pilihan yang lebih sehat daripada minuman manis, soda diet dapat berkontribusi pada penambahan berat badan dan masalah kesehatan.

Sebuah tinjauan penelitian pada 2010 yang diterbitkan dalam Yale Journal of Biology and Medicine menemukan bahwa, mengonsumsi soda diet tidak hanya dikaitkan dengan penambahan berat badan, tetapi juga sebenarnya dapat memperburuk keadaan gigi seseorang.

"Dalam banyak kasus, penggunaan soda diet merangsang hasrat gula yang tidak diinginkan, dan benar-benar dapat mendorongmu untuk makan berlebihan," kata ahli gizi bersertifikat Philip Goglia, PhD, salah satu pendiri program nutrisi online G-Plans.
 

4. Minuman olahraga


"Jika kamu merasa lelah sesaat setelah berolahraga, pilihan minuman pasca-latihan kamu bisa jadi penyebabnya. Banyak dari mereka yang tinggi natrium dan gula. Beberapa bahkan mengandung kafein, yang akan menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan," kata Goglia.

Menurut sebuah studi pada 2014 yang diterbitkan dalam jurnal Obesity, minuman olahraga ini bahkan dapat menyebabkan berat badanmu membengkak.
 

5. Minuman berenergi


Ada alasan mengapa kamu terus ingin minum lebih banyak minuman energi, bahkan jika kamu tahu itu bukan tambahan yang sehat untuk rutinitas harian.

"Kombinasi kafein dan gula menyebabkan peningkatan respons serotonin, yang merupakan perasaan senang dan bahagia yang kamu dapatkan. Ditambah lagi, kafein meningkatkan tingkat energimu untuk waktu yang singkat. Kombinasi ini menciptakan minuman yang membuat ketagihan," kata Goglia.

Menurut sebuah artikel penelitian pada 2020 yang diterbitkan dalam jurnal Depression & Anxiety, konsumsi minuman energi bahkan disebut sebagai 'penanda kemungkinan gejala kesehatan mental' termasuk stres, depresi, dan kecemasan di antara pasien pria dewasa muda yang diteliti. Jadi kurangi minuman ini bila kamu sebelumnya begitu sering meminumnya.
(FIR)