FITNESS & HEALTH

Ternyata Perayaan Ultah dan Momen Make a Wish Punya Arti Penting buat Anak

Kumara Anggita
Kamis 22 Juli 2021 / 17:17
Jakarta: Merayakan ulang tahun mungkin sudah menjadi hal yang lumrah bagi setiap orang. Tapi bagi anak, merayakan ulang tahun bisa memberikan dampak pada perkembangannya.

Menurut Psikolog Anak, Ayoe Sutomo M. Psi, merayakan ulang tahun dan make a wish bisa memberikan dampak positif pada pertumbuhan mental anak. Cara ini memerngaruhi bagaimana anak melihat dirinya.

“Ulang tahun yang dirayakan dengan memotong kue dan meniup lilin membuat anak merasa istimewa, merasa mendapatkan perhatian dan perasaan disayang," ujar Ayoe.

"Perasaan seperti ini penting bagi anak karena merupakan bagian fundamental yang memengaruhi bagaimana anak memandang dirinya dalam relasinya dengan lingkungan sekitar, baik ketika mereka masih bertumbuh hingga ketika dewasa nanti,” sambungnya.

Anak-anak di rumah Faye adalah contoh dari anak yang tidak bisa merayakan ulang tahun. Beberapa dari mereka bahkan tidak tahu kapan mereka lahir.

Kamu bisa ikut andil dalam menciptakan memori indah bagi anak-anak di Rumah Faye. Bagaimana caranya? Hanya dengan membeli lilin ulang tahun di toko kue DORÉ yang harganya mulai dari Rp 12.000.

Semua pendapatan yang didapatkan dari penjualan lilin ini akan didonasikan ke Rumah Faye, termasuk pengadaan kue ulang tahun anak-anak yang dibina oleh Rumah Faye.

DORÉ akan mengirimkan kue ulang tahun bagi setiap anak yang berulang tahun agar mereka dapat merayakan ulang tahun lengkap dengan ritual tiup lilin dan make-a-wish.

“Tak sekadar momen perayaan saja, DORÉ percaya bahwa pesta ulang tahun, tiup lilin dan make-a-wish memiliki makna tersendiri bagi anak-anak. Make-a-wish representasi dari harapan dan masa depan yang lebih baik, terlebih anak-anak di Rumah Faye adalah anak-anak telah dibebaskan dari ancaman kekerasan dan perdagangan anak," ujar Riki Kono, DORÉ Marketing Director & Co- Founder.

"Dukungan yang kami berikan terhadap anak-anak di Rumah Faye yang bertepatan pada Hari Anak Nasional adalah manifestasi dari semangat ‘Heart of Giving’ sebagai bentuk kepedulian DORÉ terhadap sesama,” sambungnya.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak hingga 3 Juni, sebanyak 3.1221 anak Indonesia mengalami kekerasan. Data tersebut didominasi oleh kekerasan seksual dan eksploitasi.

Rumah Faye adalah wadah untuk anak-anak Indonesia dan memiliki visi untuk melepaskan anak-anak dari rantai perdagangan, kekerasan, serta eksploitasi. Didirikan pada 2013 oleh Faye Simanjuntak, Rumah Faye telah berhasil mendampingi 136 anak perempuan dari perdagangan, kekerasan seksual dan prostitusi. Menurut Rumah Faye, salah satu cara untuk memulihkan kepercayaan diri dari korban kekerasan adalah dengan keberadaan keluarga.

“Banyak anak-anak yang tidak merayakan ulang tahun mereka sebelum masuk ke Rumah Faye, bahkan mereka tidak tahu tanggal lahir mereka. Setelah berada di rumah aman, mereka akhirnya dapat merayakan ulang tahun bersama-sama secara sederhana bersama kami," ujar Faye Simanjuntak, Founder Rumah Faye.

"Mereka pun merasakan prosesi memotong kue, mengucapkan harapan serta mimpi mereka sebelum mereka tiup lilin. Dengan bantuan kue ulang tahun dari DORÉ, anak-anak pun terlihat lebih senang karena perayaan terasa lebih spesial,” tutupnya.
(FIR)