FITNESS & HEALTH

Pandemi Covid-19 sangat Berisiko kepada Penderita Penyakit Jantung

Raka Lestari
Rabu 07 Oktober 2020 / 19:56
Jakarta: Seseorang yang memiliki beberapa kondisi penyakit sebelumnya. Seperti diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, bahkan obesitas, sangat rentan jika terkena covid-19.

“Tampaknya mungkin penyakit kardiovaskular tidak berhubungan dengan Covid-19, akan tetapi itu dapat berpotensi membuatnya semakin buruk,” ujar Dr Mitchell Elkind, profesor neurologi dan epidemiologi di Universitas Columbia di New York.

Berdasarkan data yang dirilis pada bulan Juni oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) terdapat kesimpulan. Yaitu, pasien Covid-19 dengan kondisi mendasar seperti penyakit kardiovaskular enam kali lebih mungkin dirawat di rumah sakit dan 12 kali lebih mungkin meninggal, daripada pasien tanpa masalah kesehatan kronis.

"SARS-CoV-2, virus korona yang menyebabkan covid-19 menyebar melalui udara ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Virus ini bisa mempengaruhi sel-sel di seluruh tubuh. Virus tersebut menempel ke sel melalui enzim yang disebut ACE2,” kata Elkind.

ACE 2 ini ditemukan di semua jenis permukaan sel di tubuh. Di antaranya paru-paru, jantung, otak, saluran pencernaan, dan lapisan pembuluh darah, yang memungkinkan virus menyebar ke seluruh tubuh.

"Dan itulah mengapa kami melihat begitu banyak terjadi pada penyakit kardiovaskular dan penyakit lainnya,” kata Elkind, yang juga menjabat Presiden American Heart Association.

Berdasarkan pada sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal Nature Medicine pada bulan Juli lalu menemukan bahwa, Covid-19 diperkirakan dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur, radang otot jantung, berkurangnya aliran darah ke jantung dan kematian jantung mendadak.

“Dan virus korona, dapat menyebabkan gangguan melalui dua cara utama, yaitu dengan memicu respons kekebalan yang membentuk hiperinflamasi, dan dengan memicu pembekuan darah. Untuk itu, cara terbaik adalah dengan melakukan pencegahan.

Orang dengan penyakit kardiovaskular, termasuk tekanan darah tinggi, diabetes dan obesitas, harus sangat berhati-hati tentang cara-cara untuk menghindari tertular virus.

"Mereka harus sangat berhati-hati untuk menghindari keramaian, menjaga jarak ketika berada di luar rumah, sering mencuci tangan, berusaha sebisa mungkin mengurangi pergi keluar rumah, dan sebagainya," tutup Elkind.
(FIR)