FITNESS & HEALTH

Inferiority Complex: Kala Perasaan Tak Mampu 'Menyerang' Secara Berlebihan

Mia Vale
Minggu 19 Juni 2022 / 12:00
Jakarta: Kita tentu pernah mengalami perasaan tidak mampu, tidak percaya diri, tidak pantas, atau insecure, terhadap sesuatu hal. Tidak ada salahnya mempunyai perasaan tidak cukup, tidak mampu, ataupun merasa kurang. 

Pada dasarnya itu lumrah. Bahkan itu merupakan bagian dari self awareness atau kesadaran diri supaya kita jauh lebih kenal diri sendiri dan mampu memperbaiki kekurangan agar lebih berkembang baik.

Namun, bila perasaan kurang cukup mampu atau insecure terhadap diri sendiri berlebihan, sudah tentu tidak baik. Alhasil kualitas diri sendiri menjadi menurun dan semakin tidak produktkf dalam keseharian. Tanpa disadari seseorang akan menarik diri di hadapan orang lain yang membuatnya merasa 'kecil'. 

Kecenderungn mengalami inferiority complex atau sindrom rasa rendah diri akan semakin besar. Inilah yang disampaikan oleh Psikolog anak, Irma Gustiana A., dalam akun Instagram pribadinya @ayankirma.

American Psychological Association menjelaskan bahwa inferioty complex merupakan kondisi psikis yang timbul karena rasa ketidakcukupan atau insecure yang berasal dari kekurangan fisik atau psikologis aktual maupun yand dibayangkan. 

Untuk itu Irma menyarankan, sebelum rendah diri melanda, kenali kompleks inferioritas. Ada beberapa tanda-tanda, penyebab, dan cara mengatasi perasaan tidak mampu.



(Salah satu ciri tanda inferiority complex adalah menarik diri dari keluarga, teman, dan kolega, terutama dalam situasi sosial. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

Tanda inferiority complex


Melansir dari laman Verywell Mind, tanda-tanda dari kompleks inferioritas, adalah:

- Merasa cemas atas kekurangan diri
- ?Kecenderungan untuk menganalisis pujian dan kritik secara berlebihan. Dan bila dikritik, sering merasa bahwa itu ingin menyerang kelemahannya
- Terus-menerus mencari validasi dan pujian dari orang lain 
- Menarik diri dari keluarga, teman, dan kolega, terutama dalam situasi sosial 
- Merasa bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa
- ?Mengalami frustasi, gugup, susah tidur, sakit kepala, gangguan pencernaan, akibat cemas berlebihan
 

Mengatasi kompleks inferioriti


Menjalani hidup dengan kompleks inferioritas bisa berbahaya bagi diri sendiri. Untuk itu diperlukan bebera cara untuk menangainya agar tidak berlarut-larut, seperti:

- Setiap orang itu berbeda, jadi berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain
- Lakukan self care, merawat diri, hargai pencapaian diri, sekecil apapun 
- Latih afirmasi positif, biasakan katakan pada diri sendiri betapa berharga, cantik, dan berbakatnya kamu
- Selektif dalam menerima pendapat orang lain tentangmu. Yang penting adalah bagaimana kamu nyaman dengan diri sendiri
- Cari lingkungan pertemanan yang supportif dan menerimamu apa adanya
- Konsultasi dengan ahli ba dirasa kecemasan mulai mengganggu

Ingat, melalui metode seperti terapi dan afirmasi positif, peningkatan signifikan dapat dicapai dalam cara kamu memandang diri sendiri dan berinteraksi dengan orang lain.

(TIN)