FITNESS & HEALTH

Simak Gejala dan Cara Mencegah Kelahiran Prematur Seperti yang Dialami Lesti Kejora

Cindy
Selasa 28 Desember 2021 / 17:18
Jakarta: Penyanyi Lesti Kejora melahirkan anak pertamanya, Minggu malam, 26 Desember 2021. Bayi itu diketahui lahir prematur atau lebih cepat dari prediksi yang diungkap Lesti dan suaminya Rizky Billar

Lesti melahirkan di usia kehamilan 34 minggu. Penyanyi 22 tahun itu disebut mengalami pendarahan atau flek akibat kelelahan. Dia sudah berada di rumah sakit sejak 24 Desember 2021.

"Dede (Lesti) kan super duper maunya gerak, malamnya tuh dede ternyata sakit perutnya, kontraksi, paginya ngeflek, akhirnya konsultasi sama dokter. Harus langsung dibawa ke ruang bersalin di CTG," kata Lesti, Minggu, 26 Desember 2021.

"Akhirnya dirawat selama 3 hari di sini. Karena kontraksinya kencang dan banyak. Lalu disarankan observasi," timpal Billar.

Melihat kondisi yang ada, dokter akhirnya mengambil tindakan operasi caesar kepada Lesti. Proses persalinan disebut lancar setelah Lesti melahirkan bayi dengan berat 2,2 kg.

Baca: Dianggap Berbohong soal Lesti Kejora Melahirkan Prematur, Rizky Billar Ngamuk

Gejala kelahiran prematur

Dilansir dari Alodokter, gejala kelahiran prematur hampir serupa dengan gejala atau tanda ingin melahirkan. Gejalanya meliputi:
  1. Nyeri punggung bagian bawah
  2. Kontraksi setiap 10 menit
  3. Kram di perut bagian bawah
  4. Keluar cairan dan lendir dari vagina yang semakin banyak
  5. Pendarahan vagina
  6. Tekanan di bagian panggul dan vagina
  7. Mual, muntah, hingga diare.

Cara mengecah kelahiran prematur

Ada sejumlah langkah pencegahan utama kelahiran prematur sebelum dan selama masa kehamilan, antara lain:
  1. Lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, sehingga dokter dapat memantau kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan. 
  2. Menjalani diet sehat sebelum hamil, seperti konsumsi makanan kaya protein, buah, dan biji-bijian. 
  3. Hindari paparan bahan kimia dan substansi berbahaya, seperti asap rokok, makanan kaleng, kosmetik, hingga alkohol.
  4. Konsumsi suplemen kalsium 1.000 mg atau lebih per hari
  5. Mempertimbangkan jarak kehamilan. Kehamilan yang berjarak kurang dari 6 bulan dari persalinan terakhir, dapat meningkatkan kelahiran prematur. 
  6. Menggunakan pesarium. Ibu hamil dengan ukuran serviks yang pendek disarankan memakai pesarium guna menyangga rahim agar tidak turun. 
  7. Memakan obat sesuai anjuran dokter jika bumil memiliki penyakit kronis, misalnya diabetes maupun hipertensi.
Baca: Lesti Kejora Melahirkan Lebih Cepat, Netizen Kembali Ributkan Waktu Pernikahan
(CIN)