FITNESS & HEALTH

5 Langkah jika Anak Sakit di Masa Pandemi

Raka Lestari
Jumat 23 Oktober 2020 / 15:47
Jakarta: Pergantian dari musim kemarau ke musim hujan seperti sekarang tidak jarang membuat badan menjadi rentan sakit, terutama pada anak-anak. Batuk dan pilek merupakan penyakit yang sering dijumpai pada musim pancaroba ini.

Namun, pada masa pandemi seperti sekarang, sebaiknya jika masih bisa ditangani di rumah oleh orang tua maka tidak perlu membawa anak ke puskesmas atau rumah sakit. Hal ini bertujuan untuk mengurangi anak-anak terpapar covid-19.

“Batuk dan pilek dengan atau tanpa demam merupakan tanda adanya infeksi saluran napas yang dapat disebabkan oleh berbagai macam kuman, termasuk virus covid-19," ujar dr. Cynthia Rindang Kusumaningtyas, Sp.A, Dokter Spesialis Anak di RS Pondok Indah – Puri Indah.

"Saat anak masih tampak aktif dan masih mau makan atau minum, maka orang tua dapat melakukan observasi kondisi anak di rumah saja terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain itu, menurut dr. Cynthia orang tua juga dapat melakukan hal berikut ini untuk membantu si kecil tetap merasa nyaman meski sedang tidak fit:

1. Pastikan asupan cairan lebih banyak untuk membuat dahak menjadi lebih encer, sehingga mudah dikeluarkan.

2. Buatlah suhu ruangan cukup hangat dan lembap agar anak bisa bernapas lebih lega

3. Saat anak tidak mengalami demam, jemur di bawah matahari pagi juga dapat membantu proses penyembuhan.

4. Penggunaan larutan garam steril tetes/semprot serta balsam bayi juga dapat membantu membuka hidung yang tersumbat.

5. Selain parasetamol, kompres hangat juga dapat dilakukan untuk membantu menurunkan suhu badan anak.

“Bila demam si kecil berlangsung lebih dari tiga hari, anak mulai tampak lemas dan sulit diberi asupan, mulai terlihat sesak napas, atau bibirnya kebiruan maka sebaiknya anak dibawa ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut,” tutup dr. Cynthia.
(FIR)