FITNESS & HEALTH

Pendapat Ahli Soal Temuan Varian Baru Covid-19 di Indonesia

Raka Lestari
Rabu 03 Maret 2021 / 11:24
Jakarta: Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, Dante Saksono mengumumkan bahwa jenis strain baru dari covid-19 yang pertama kali ditemukan di Inggris tersebut telah ditemukan di Indonesia. Jenis strain baru tersebut disebut juga dengan B117.

“Perubahan perilaku harus menjadi pondasi utama dari usaha kita menghentikan penularan covid-19 di Indonesia. Disiplin dalam melakukan protokol kesehatan sebagai bagian dari perubahan perilaku di masa pandemi harus digalakkan. Mengingat telah ditemukan kasus mutasi baru covid-19 yaitu mutasi B117 yang berasal dari Inggris,” ujar Prof. Wiku Adisasmito, Koordinator Tim Pakar dan Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, yang disiarkan secara virtual oleh YouTube BNPB, pada Selasa, 2 Maret 2021.

Ia juga menambahkan bahwa temuan tersebut akan ditindaklanjuti dengan penelusuran segera dari kasus positif tersebut untuk mencegah meluasnya penyebaran. 

“Untuk saat ini petugas di pintu masuk kedatangan, serta berbagai unsur yang terlibat termasuk kementerian dan lembaga terkait, bersama satgas akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi di lapangan,” ujar Prof. Wiku.


covid
(Saat ini pemerintah sudah melakukan surveillance kedatangan dari luar negeri untuk mencegah masuknya strain covid-19 di pintu masuk Indonesia. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


“Saat mensosialisasikan penetapan kebijakan perilaku perjalanan internasional, pemerintah akan selalu berusaha adaptif dengan situasi dan kondisi yang ada. Termasuk perubahan kebijakan jika memang diperlukan,” tambah Prof. Wiku.

Saat ini, program vaksinasi pemerintah masih terus dilakukan. Namun, menurut Prof. Wiku, hal itu saja tidak cukup. 

“Vaksin akan membantu menyelamatkan nyawa tetapi kalau hanya mengandalkan vaksin adalah suatu kesalahan. Perubahan perilaku harus menjadi pondasi utama dari usaha kita menghentikan penularan covid-19 di Indonesia,” jelasnya.

“Kita harus bersama-sama mengingat bahwa penanganan covid-19 di negara ini hanya dapat dilakukan secara maksimal apabila seluruh elemen masyarakat bersedia bahu-membahu menjadi bagian dari solusi penanganan pandemi. Saat ini pemerintah sudah melakukan surveillance kedatangan dari luar negeri untuk mencegah masuknya strain covid-19 di pintu masuk Indonesia,” tambah Prof. Wiku.

Selanjutnya, menurut Prof. Wiku kesiapsiagaan terhadap peluang ancaman terhadap ketahanan negara perlu menjadi perhatian utama dari seluruh lapisan masyarakat. 

“Dan kunci utamanaya adalah gotong royong dan memanfaatkan kekuatan Indonesia yang terdiir dari berbagai lapisan masyarakat, suku, dan budaya,” tutup Prof. Wiku.

(TIN)