FITNESS & HEALTH

Alasan Tempe Perlu Jadi Menu Favoritmu

Kumara Anggita
Senin 07 Juni 2021 / 19:00
Jakarta: Tempe adalah makanan khas Indonesia yang dengan mudah kamu temui di mana saja. Selain enak, murah, dan bisa diolah di berbagai makanan, ternyata tempe ini juga memiliki banyak manfaat kesehatan karena nutrisinya yang tinggi.

Dikutip dari Healthline, tempe ini tinggi protein, prebiotik dan beragam vitamin dan mineral. Berikut manfaat-manfaat yang perlu kamu ketahui.
 

Mengandung prebiotik


Fermentasi adalah proses yang melibatkan pemecahan gula oleh bakteri dan ragi. Melalui fermentasi, asam fitat yang ditemukan dalam kedelai dipecah, membantu meningkatkan pencernaan dan penyerapan.

Tempe ini juga kaya akan prebiotik yang merupakan jenis serat yang mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan dalam sistem pencernaan kamu.

Studi telah menemukan bahwa prebiotik meningkatkan pembentukan asam lemak rantai pendek di usus besar. Ini termasuk butirat yang merupakan sumber energi utama untuk sel-sel yang melapisi usus besar kamu.
 

Tinggi protein sehingga buat kamu kenyang


Tempe memiliki kandungan protein yang tinggi. Satu cangkir (166 gram) menyediakan 31 gram protein. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet kaya protein dapat merangsang termogenesis, yang mengarah pada peningkatan metabolisme dan membantu tubuh kamu membakar lebih banyak kalori setelah makan.

Diet tinggi protein juga diketahui dapat membantu mengendalikan nafsu makan dengan meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.


tempe
(Tempe adalah sumber kalsium yang baik, mineral yang bertanggung jawab untuk menjaga tulang tetap kuat dan padat. Foto: Dok. Ancilla dHian/@ancilladhian)
 

Mengurangi tingkat kolesterol


Tempe secara tradisional dibuat dari kedelai, yang mengandung senyawa tumbuhan alami yang disebut isoflavon. Isoflavon kedelai telah dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol. Satu ulasan melihat 11 studi dan menemukan bahwa isoflavon kedelai mampu menurunkan kolesterol total dan LDL secara signifikan.
 

Mengurangi stres oksidatif


Studi menunjukkan bahwa isoflavon kedelai juga memiliki sifat antioksidan dan dapat mengurangi stres oksidatif. Antioksidan bekerja dengan menetralkan radikal bebas, atom yang sangat tidak stabil dan dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit kronis. 

Akumulasi radikal bebas berbahaya telah dikaitkan dengan banyak penyakit, termasuk diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa isoflavon dapat mengurangi penanda stres oksidatif dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh. 

Studi lain telah menemukan bahwa melengkapi dengan isoflavon kedelai mungkin memiliki efek yang menguntungkan pada beberapa penyakit yang berhubungan dengan stres oksidatif.
 

Meningkatkan kesehatan tulang


Tempe adalah sumber kalsium yang baik, mineral yang bertanggung jawab untuk menjaga tulang tetap kuat dan padat.

Asupan kalsium yang cukup dapat mencegah perkembangan osteoporosis, suatu kondisi yang berhubungan dengan pengeroposan tulang dan tulang keropos.

Dalam sebuah penelitian, 40 wanita lanjut usia meningkatkan asupan kalsium mereka melalui diet atau suplemen selama dua tahun. Meningkatkan asupan kalsium menurunkan pengeroposan tulang dan menjaga kepadatan tulang, dibandingkan dengan kelompok kontrol.

(TIN)