FITNESS & HEALTH

6 Jenis Teh yang Dapat Menurunkan Berat Badan

Raka Lestari
Jumat 05 November 2021 / 07:10
Jakarta: Sebuah penelitian di European Journal of Nutrition menemukan bahwa, teh hitam dapat meningkatkan penurunan berat badan secara sehat. Menurut Jennifer McDaniel, RDN, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, beberapa komponen teh hitam tetap berada di usus dan berfungsi sebagai bahan bakar atau prebiotik untuk bakteri baik di usus.

Dan, ternyata tidak hanya teh hitam saja yang dapat menurunkan berat badan, beberapa jenis teh lain yang dipercaya juga dapat menurunkan berat badan. Berikut jenis-jenis teh yang dapat menurunkan berat badan menurut womenshealth.com:
 

1. Teh Hijau


"Senyawa antioksidan yang disebut katekin ditemukan di daun teh hijau kering. Katekin dalam teh hijau dapat merangsang sistem saraf simpatik untuk meningkatkan pengeluaran energi dan untuk mempromosikan oksidasi menghancurkan lemak," jelas Stefanie Mendez, R.D., salah satu pendiri Matriarch, layanan kebugaran dan gizi wanita.
 

2. Teh Putih


"Tidak seperti teh hijau atau hitam, daun teh putih tidak teroksidasi dan oleh karena itu memiliki konsentrasi katekin yang tinggi," kata McDaniel.

Katekin dalam teh putih dapat meningkatkan metabolisme dan meningkatkan hilangnya lemak perut dan berat badan. Seperti teh hijau, kombinasi katekin dan kafein bekerja secara sinergis untuk meningkatkan berat badan.
 

3. Teh Chamomile


"Flavonoid yang ditemukan dalam teh chamomile dapat meningkatkan relaksasi dan membantu individu tertidur lebih cepat," kata McDaniel.

Sudah diketahui bahwa kurang tidur menghambat kemajuan penurunan berat badan. Jadi jika individu bisa memiliki waktu tidur lebih banyak dengan minum teh chamomile sebelum tidur, secara tidak langsung bisa membantu menurunkan berat badan.
 

4. Teh Oolong


"Mirip dengan teh hijau, teh oolong bisa menurunkan kadar lemak tubuh dan mengurangi berat badan melalui peningkatan metabolisme lemak," kata Mendez.

Beberapa penelitian kecil juga menunjukkan bahwa teh oolong sedikit meningkatkan metabolisme sekitar 3 persen. Walaupun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah ini adalah dorongan metabolisme jangka pendek atau memiliki efek jangka panjang.
 

5. Teh Peppermint


"Peppermint telah lama dikaitkan dengan kesehatan pencernaan, karena membantu menenangkan otot usus di tubuh. Disebutkan bahwa mint dan peppermint bisa membantu menurunkan berat badan dengan cara menekan nafsu makan," kata Mendez.

Satu studi bahkan menemukan bahwa ketika orang menghirup peppermint setiap dua jam, mereka secara otomatis mengonsumsi 2.800 kalori lebih sedikit per minggu.
 

6. Teh Rooibos


Teh yang berasal dari Afrika Selatan ini mengandung flavanoid yang disebut aspalathin yang berpotensi meningkatkan usaha penurunan berat badanmu. Aspalathin dapat membantu menyeimbangkan gula darah dan memperbaiki resistensi insulin.

"Jika resistensi insulin meningkat, karbohidrat di metabolisme dengan lebih efisien. Sehingga karbohidrat dapat digunakan untuk penyimpanan energi daripada lemak," tegas McDaniel.
(FIR)